Polisi Buka Lapangan Kerja Melalui Budidaya Tanaman Sawi

anggota Polres Sekadau tanam sawi kampung
Anggota Polres Sekadau, Aiptu Daryanto (baju putih) panen Sawi di Kebunnya, Minggu (16/01/2022) sore. Foto Tarjan Sofian/ruai.tv

SEKADAU, RUAI.TV – Seorang anggota Polres Sekadau, Polda Kalimantan Barat, bertugas di Satuan Intelkam, Aiptu Daryanto, menanam sawi. Dia memanfaatkan lahan miliknya seluas setengah hektare. Jenis sawi yang dia tanam adalah sawi pahit atau sawi kampung.

Budidaya sayuran Sawi ini terinpirasi dari seorang petani. Menurutnya, kala itu dia hanya melihat petani bercocok tanam sawi dengan perawatan yang ekonomis. Juga, mudah dan hasilnya menjanjikan. Ini yang membuatnya tertarik.

Baca juga: Viral Ibu Melahirkan di Pinggir Jalan

Lahan yang terletak di desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir ini. Area itu ia sulap menjadi lokasi kebun sawi.

Untuk mengolah lahan, ia mempekerjakan 3 orang warga. Mulai dari membersihkan lahan, membuat bedengan, menyemai, menyiram tanaman hingga panen. Menanam sawi ini dia lakoni untuk mengisi waktu luang sehabis pulang kerja. Juga di hari libur sebagai anggota polisi.

“Saya memanfaatkan waktu kosong pada saat saya tidak bekerja itu Sabtu-Minggu ataupun sore hari saat pulang kerja, saya menyempatkan diri untuk kekebun,” katanya kepada ruai.tv di kebunnya, Minggu (16/01/2022) sore.

Baca juga: Korban Puting Beliung Pontianak Terima Bantuan Terpal

Dari menyemai hingga panen, hanya memerlukan waktu 25-28 hari. Sekali panen dalam satu bedengan bisa menghasilkan 400 ikat hingga lebih. Panen perdana di kebunnya ini diperkirakan mencapai 1000 ikat dengan harga jual Rp4000 per ikat.

Untuk pemasarannya tidak hanya di kabupaten Sekadau. Melainkan sampai ke kabupaten tetangga. Seperti ke Sintang, Melawi, Sanggau dan Ketapang. Harga dari penjualan itu untuk mengaji para pekerja.

Baca selanjutnya dengan klik pages 2 atau KLIK di SINI!