Ritual Tembawang Balek Angin, Mengenang Cikal Bakal Kota Sanggau

Ritual adat Tembawang Balek Angin, Desa Lintang Kapuas, Kabupaten Sanggau. Foto: Bobirianto Yulianus/ruai.tv

SANGGAU, RUAI.TV – Berdirinya Kota Sanggau sebagai pusat Kabupaten Sanggau di Kalimantan Barat, tidak lepas dari suatu ritual adat. Namanya, ritual adat Tembawang Balek Angin.

Baca juga: Air Terjun Sentagok, Potensi Wisata yang Tersembunyi

Masyarakat Desa Lintang Kapuas, Kecamatan Kapuas, menggelar ritual adat ini Kamis (25/03/2021). Ritual ini sengaja digelar, menjelang momen peringatan hari jadi Kota Sanggau ke-405 pada 4 April mendatang.

Baca juga: Menteri Koperasi dan UKM Apresiasi Credit Union di Kalimantan Barat

Sejak lima tahun terakhir, ritual ini menjadi agenda tahunan kabupaten. Tembawang Balek Angin merupakan tempat keramat Ine’ek Siyot, sebagai satu di antara cikal bakal Kota Sanggau.

Baca juga: Pontianak Warna-warni, Bibit Pohonnya dari Kuching

Di antara pembesar daerah yang hadir, tampak Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, dan Pangeran Ratu Surya Negara.

Tokoh adat setempat, Andreas Kolas, menjadi tukang pomang dalam, ritual adat ini.

Baca juga: Gadis Balai Ini Tertarik Politik, Waktu Luang Jaga Toko

“Selain sebagai cikal bakal berdirinya Kota Sanggau, Ine’ek siyot ini juga merupakan sejarah keturunan masyarakat Dayak Pompang,” kata Andreas Kolas.

Penyelenggaraan ritual diharapkan mampu menjadi aksi pelestarian tradisi adat, sehingga bisa dikenali oleh generasi masa kini. (BOB)