Mobil Angkut Sawit Tanpa Jaring, Ini Komentar Warganet

Polisi menghentikan truk bermuatan buah kelapa sawit tanpa jaring pengaman di Kembayan, Kabupaten Sanggau, beberapa waktu lalu. Foto: IST/ruai.tv

SANGGAU, RUAI.TV – Sejumlah warganet memberi apresiasi terhadap tindakan polisi di Kembayan, Kabupaten Sanggau, yang menindak mobil angkutan buah kelapa sawit yang tidak memasang jaring pengaman pada muatan mereka.

Berita berjudul 10 Mobil Pengangkut Sawit di Kembayan Terciduk yang kemudian diunggah pula di akun Facebook RUAI TV, hingga Senin (22/03/2021) menerima 403 reaksi, 74 komentar, dan dibagikan 46 kali.

Selain mengapresiasi tindakan polisi, sebagian warganet justru berdebat. Di antaranya memperdebatkan, jika selama ini tidak pernah terjadi kecelakaan akibat tidak dipasangnya jaring pengaman pada muatan.

Baca juga: 10 Mobil Pengangkut Sawit di Kembayan Terciduk

Namun sebagian besar warganet, mendukung langkah para penegak hukum yang menertibkan mobil-mobil itu. Mereka mengungkapkan pendapat di kolom komentar laman Facebook itu.

Pemilik akun Darsono Sono, berkomentar: “Bawa TBS ndak pakai keramba membahayakan pengendara lain.”

Katarina Sunarti menulis komentar: “Yg pastinya kita harus selalu berhati”aja, segala sesuatu itu udah ad yg ngaturnya kn,bg,semangat buat para pejuang rupiah.”

Baca juga: Suka Mendaki dan Berkemah, Tempat Ini Bisa Jadi Pilihan

Pemilik akun Risno berkomentar: “Ya seharusnya kl bawa buah sawit hrs di pasang jaring ,soalnya membahayakan orang banyak kalau ada yg jatuh.”

Ellya Sukandar mengingatkan: “Robiansyah sudah selayak nya d pasang jaring pengaman jangan tggu ad korban baru dpasang .bravo pk Polri.”

Pemilik akun Wahid Abdul mengungkapkan pengalamannya sendiri: “kemarin anak buah sya jatuh dari motor ngelak dri buah sawit yg jatuh, sebagai pembelajaran untuk kita jaga jarak kendaran kita dari mobil barang yg tidak ada tutupnya. Kasihan sudah jadi tulang punggung keluarga gak bisa kerja lagi.”

Baca juga: Telur Berdiri Tegak Saat Kulminasi Matahari di Pontianak

Erni berkomentar: “terak mutan sawit itu jangan di kasik lewat atau nunguk dah ada yang mati tertipak baruk mauk pasang jala nya.”

Sementara Topone Basampakng menulis: “Kalau ngk menggunakan jaring, mmg membahayakn utk pengendara lain. khususy pengendara roda 2 (sepeda motor). the best bagi para anggota polisi.mencegah itu lebih baik..”

Usu Kumpe berkomentar: “secara pribadi saya sangt setuju. Masalh nya kl sampai pas buah sawit nya jatuh sementara ada kendaraan di belkg nabrak buah nya. Trus parah atau sampai korban meninggl misal nya.kira2 gimana.ini yang harus di pikir kan bagi yang punya truk.masa beli mobil mampu.beli jaring nya ngk mampu kan aneh.”

Baca juga: 128 Pengunjung Cafe di Ketapang Langsung Swab

Pemilik akun Harmanus Hamid menulis: “Mahal jaring..murah mobil nya. tapi kl dah membahaya org. Br sadar. Atau dah kena razia gitu. itu sering terjadi buah jatuh. Nimpa motor org belakang. Jangan gampang boz. pasang jaring nya. biar nda berurusan dg org lain boz lancar.”

Tak jarang pula, warganet hanya melihat thumbnail foto, langsung berkomentar tanpa terlebih dahulu membaca berita. Mereka mengisi kolom komentar dengan menanyakan apa yang terjadi sehingga mobil-mobil itu ditertibkan polisi.

Pemilik akun Arza menanggapi: “Ngakak liat komen2 nya. kalau mau jelas tekan link yg di bawah nya dong. masalah nya buas sawit nya tidak di pasang jaring. ntar kalau buah nya jatuh trus ketabarak kendaraan lain kan bahaya.” (RED)