Uskup Agung Pontianak: Saya Berhutang Budi Banyak Pada Tuhan

Uskup Agung Pontianak
Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus bersama umat setelah misa, di Katedral Santo Yosef Pontianak, Minggu (19/06/2022). Foto: Ray Tondi/ruai.tv

PONTIANAK, RUAI.TV – Bertepatan dengan hari raya tubuh dan darah Kristus, Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus merayakan 45 tahun imamatnya bersama umat disela-sela misa di gereja Katedral Santo Yosef Pontianak, Minggu (19/06/2022) pagi.

Usai misa, Mgr. Agus memotong kue yang telah dipersiapkan. Potongan kue pertama diberikan kepada satu di antara anak penerima komuni pertama. Anak yang beruntung itu bernama Cleynzhio Rochev Duadai. Anak yang akrab disapa Zhio ini mengaku terkejut menerima kue langsung dari Uskup, bahkan tidak ingin menyantapnya.

“Saya terkejut menerima kue pemberian Uskup. Saya berkata kepada mama tidak ingin memakannya dan akan menyimpannya,” ujar Zhio.

Baca juga: Uskup Baru Sanggau, Ini Orangnya

Usai prosesi pemotongan kue, Uskup bersama anak-anak penerima komuni pertama kemudian melepaskan balon ke udara di depan gereja.

Di usia 45 tahun imamatnya ini, Uskup Agus mengatakan berhutang budi banyak kepada Tuhan dan itulah yang membuat dia berbuat sebaik dan sebanyak mungkin untuk sesama manusia.

“Inilah yang mendorong saya dalam melaksanakan tugas sebagai gembala karena Tuhan itu untuk semua orang maka saya juga ingin berbuat untuk semua orang bukan hanya untuk orang Katolik sehingga hubungan dengan orang yang bukan agama Katolik pun saya bina relasi yang baik, karena Tuhan adalah kasih, di mana ada kasih di situ ada Tuhan, karena itu kepada siapa pun melakukan kasih maka Tuhan hadir di situ dan akan membantu,” Kata Mgr. Agus.

Baca juga: Uskup Sanggau yang Baru Kuasai 5 Bahasa Asing

Uskup Agung Pontianak

Mgr. Agus juga mengatakan, kita tidak bisa menyamai Tuhan namun talenta yang dimiliki harus digunakan untuk berbuat baik kepada semua orang.

Sementara untuk cita-cita ke depan, Mgr. Agus mengatakan akan tetap melaksanakan tugas pelayanan. Dia menyadari, ada kekurangan, namun dia tetap meyakinkan diri bahwa yang memanggil adalah Tuhan, sehingga tidak bisa menolak apapun.

Baca juga: 2 Kepsek Baru di Persekolahan Katolik Nyarumkop

Selain itu, Mgr. Agus juga mengatakan akan ambil bagian memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini, tidak hanya terbatas pada masyarakat Katolik.

“Yang dihadapi umat manusia semakin hari semakin banyak, yang dihadapi negara semakin hari semakin banyak, saya mencoba untuk ambil bagian dalam katakanlah memberi solusi terhadap tantangan itu sehingga kebaikan, kedamaian, keadilan ada di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya masyarakat Katolik,” tutup Mgr. Agus.

Momen HUT ke-45 imamat Uskup Agung Pontianak ini pun disambut sukacita oleh umat. Usai misa mereka mengajak Uskup untuk berfoto bersama. (RAY)