Satgas Covid-19 Pontianak Awasi Sekolah Percontohan

Pembahasan teknis persiapan pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Pontianak, Jumat (18/2). Foto: courtesy Humas Pemkot Pontianak

PONTIANAK, RUAI.TV – Sekolah percontohan tatap muka di masa pandemi, tetap menerima pangawasan dari Satgas Covid-19 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Sejak Senin (22/02/2021) sebanyak 12 sekolah jenjang SD dan SMP di kota ini telah memulai pembelajaran tatap muka.

Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Pontianak, Iwan Amriady, mengatakan, apabila dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka, ditemukan pelanggaran atau hal yang tidak dipenuhi oleh pihak sekolah, Satgas akan mengambil tindakan, baik administratif maupun pencabutan rekomendasi tatap muka.

Kemudian, jika selama berlangsungnya kegiatan pembelajaran tatap muka nantinya, ditemukan siswa atau guru yang dinyatakan positif Covid-19, maka Satgas yang membidangi kesehatan akan menelusuri sejauh mana proses itu berlangsung.

Baca juga:
Ortu Tak Izinkan Anak Sekolah Tatap Muka, Ini Kata Pak Kadis
Hari Ini, 12 Sekolah di Pontianak Mulai Belajar Tatap Muka

Giliran Guru Pontianak Menerima Vaksin Covid-19

Apakah berhubungan dengan pencabutan rekomendasi tatap muka pada sekolah itu, atau memilih pelaksanaan protokol kesehatan melalui isolasi mandiri dan pembuktian-pembuktian yang bersangkutan lebih lanjut setelah proses isolasi mandiri.

Dia menilai perkembangan kasus Covid-19 di kota ini, telah memungkinkan sekolah tatap muka diujicobakan. Lagi pula, sekolah-sekolah percontohan sudah siap menerapkan protokol kesehatan, termasuk fasilitas pendukung.

“Tetap dengan formula sekolah percontohan dulu, satu kecamatan satu sekolah yakni SD dan SMP,” ujarnya

Dia mengatakan, aturan pembelajaran tatap muka sejatinya sudah ada sejak diterimanya Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bulan Desember 2020.

Baca juga:
Pontianak Siapkan Percontohan Sekolah Tatap Muka
Pontianak Mulai Belajar Tatap Muka, Khusus Sekolah Percontohan

Sedianya, rencana tatap muka di sekolah tersebut digelar pada Januari tahun ini. Namun ditunda lantaran kondisi tidak memungkinkan saat itu.

“Saat itu, Satgas Covid-19 melakukan penundaan belajar tatap muka di sekolah itu,” ungkapnya. (*/SVE)