Istri Gantung Diri Saat Suami ke Warung

istri gantung diri
Olah tempat kejadian perkara (TKP) perempuan gantung diri di Tanjung Hulu, Pontianak Timur. Foto: DOK/ruai.tv
Advertisement

PONTIANAK, RUAI.TV – Belum jelas apa sebabnya, seorang istri di Tanjung Hulu, Pontianak Timur, tiba-tiba gantung diri di rumahnya, Senin (15/08/2022). Sebelumnya, sang suami pamit hendak ke warung.

Saat itu, istrinya berinisial SL (55) sedang berbaring di ruang tengah, dekat tangga. Suami berunisial KS (66) pamit ke warung, dan kembali ke rumah sekitar pukul 12.40 WIB.

Pasangan suami istri (pasutri) ini tinggal di Perumnas 3, Kelurahan Tanjung Hulu. Ketika KS kembali ke rumah, dia menemukan pintu tidak terkunci.

Advertisement

Baca juga: Harga Sawit Terbaru Periode Pertama Agustus 2022 di Kalbar

Saat dia menuju kamar depan, terlihatlah sang istri sudah meninggal dunia, tergantung di seutas tali nilon warna kuning. Tali itu terikat ke pintu kamar depan.

Sebuah kursi plastik warna biru tumbang di sekitar tempat itu. KS pun segera memotong tali itu menggunakan pisau, dan menurunkan jasad istrinya ke lantai.

Setelah itu KS berteriak meminta tolong kepada tetangga sekitar. Para tetangga datang dan menginformasikan peristiwa ini ke Polsek Pontianak Timur. Personil Polsek Pontianak Timur datang bersama KS untuk memindahkan jasad SL ke atas kasur.

Baca juga: Seorang PNS Landak Meninggal, Tabrakan di Dusun Kalimue

Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Abdul Malik, melalui keterangan tertulis, memaparkan, sekitar pukul 14.30 WIB Tim Inafis Polresta Pontianak Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengecek kondisi korban.

“Kemudian sekitar pukul 15.00 WIB, korban dibawa menggunakan mobil ambulans milik Kecamatan Pontianak Timur ke RS. Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak, untuk dilakukan visum et repertum,” tulis Kompol Abdul Malik.

Baca juga: Warga Kendawangan Ditangkap Polisi, Seludupkan Solar Subsidi

Namun keluarga korban menolak autopsim namun bersedia menjalani visum et repertum. Kompol Abdul Malik mengatakan, SL merupakan adik kandung seorang personel polisi yang bekerja di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

“Kasus ini masih ditangani oleh Polsek Pontianak Timur,” kata Kompol Abdul Malik. (RED)

Advertisement