ASN Nekad Mudik, Ini Ancaman Gubernur Sutarmidji

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji. Foto: DOK/ruai.tv

PONTIANAK, RUAI.TV – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, kembali menegaskan pemberlakuan larangan mudik Lebaran karena kasus konfirmasi positif COVID-19 masih cukup tinggi.

“Mudik tak boleh, titik! Dah! Ape sih susahnye,” kata Sutarmidji, Selasa (04/05/2021), menjawab pertanyaan wartawan yang mencegatnya di Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Baca juga: Gubernur Midji: COVID-19 Semakin Meningkat, Bukan Saatnya Debat

Secara khusus, Sutarmidji menyoroti para aparatur sipil negara (ASN) yang diam-diam tetap mudik. Dia mengultimatum akan mengecek keberadaan para ASN itu, melalui pemantauan fitur lokasi pada gadget setiap ASN.

“Pegawai negeri awas ye! Saye maok cek nanti, handphone-nye kite cek lokasinye. Kalo matikan lokasinye, berarti mudik,” ucap Sutarmidji.

Baca juga: Keluarga 3 Desa Hadiri Pesta Pernikahan, Klaster Baru di Sekadau

Terutama untuk para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Gubernur tidak akan memberikan ijin cuti.

“Apa lagi pejabat di lingkungan Pemprorv, tidak ada cuti cutian, ya! Ndak ade, coba aja nanti saya mau lihat,” tegasnya.

Baca juga: Cabjari Sanggau Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Dana Desa

Wartawan menanyakan, jika ada pejabat yang ternyata mudik, apa bentuk sanksi yang akan diberikan?

“Kalau ketahuan (mudik), liat jak nanti, kalo ndak nanges! memanglah,” omel Midji sambil berlalu menuju ruang kerjanya sementara para wartawan tertawa kecil. (RED)