Polisi Melawi Cari Dalang Perang Petasan

Kerumunan skala besar saat polisi melakukan pembubaran perang petasan, Kamis (13/05/2021) di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Foto: DOK/ruai.tv

NANGA PINOH, RUAI.TV – Kepolisian Resort Melawi memastikan mengusut tuntas pihak yang mendalangi perang petasan di Jembatan Melawi. Kejadian ini telah mengakibatkan luapan massa tak terbentung sehingga mengakibatkan kerumunan.

Perang petasan terjadi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Kamis sore (13/05/2021). Sebelumnya, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Melawi, telah mengeluarkan larangan, agar warga tidak berkerumun.

Baca juga: Seorang Polisi di Melawi Jadi Korban Ledakan Petasan

Juga, melarang perang petasan yang menjadi kebiasaan setiap tahunnya di hari pertama Lebaran. Namun imbauan itu tidak diindahkan, sehingga terjadilah perang petasan yang menimbulkan kerumunan besar.

Massa melakukan perlawanan ketika petugas datang untuk membubarkan kerumunan itu. Meski Bupati Melawi juga ikut turun ke lapangan, massa tetap tidak mau meninggalkan lokasi.

Baca juga: 200 Rumah Warga di Desa Nekan Terdampak Banjir, Tiga Rusak Parah

Perang petasan itu mengakibatkan satu anggota Polsek Nanga Pinoh mengalami luka ledakan, hingga dievakuasi ke rumah sakit. Polisi itu cidera saat berusaha membubarkan kerumuman warga.