Bupati Sis Terima Buah Perenggi dari Seorang Tamu

Bupati Sis menerima tamu seorang perempuan petani yang membawakan hasil kebunnya. Foto: courtesy Instagram @fransiskusdiaan_official

PUTUSSIBAU, RUAI.TV – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menerima kunjungan seorang perempuan petani di ruang kerjanya. Sosok nenek yang mengenakan kerudung berwarna biru dan masker warna senada, terlihat duduk di sofa ruang kerja bupati.

Sebuah keranjang warna merah terletak di dekat kaki nenek itu. Bupati Sis–sapaan akrab Fransiskus Diaan–mengabadikan momen ini di akun Instagram-nya @fransiskusdiaan_official, Selasa (04/05/2021).

Baca juga: Korupsi Dana Desa: Kades, Sekretaris, dan Bendahara Jadi Tersangka

Ada empat foto yang diunggah dengan angle berbeda, namun dengan objek yang sama, yakni sang nenek duduk di kursi sofa, sementara Bupati Sis duduk di arah depan kirinya.

Di meja sofa, terlihat sejenis labu kuning atau biasa dikenal dengan buah perenggi. Juga ada kemasan sayuran dalam kantong plastik.

Baca juga: Tolak PETI Warga Demo ke Mapolsek Sekadau Hulu

Bupati Sis, dengan pakaian dinas dan lambang jabatan di saku kanan, mengenakan masker berwarna hitam. Pada foto-foto itu, terlihat Sis sedang mendengarkan pembicaraan tamunya.

Dengan dialek bahasa daerah, Bupati Sis menulis caption untuk empat foto itu. Caption tersebut diawali dengan ucapan yang ditujukan Sis kepada sang ibu itu: “Tetap semangat dan sehat selalu, Nek. Lancar selalu puasa ya.”

Baca juga: ASN Nekad Mudik, Ini Ancaman Gubernur Sutarmidji

Informasi yang ditulis di caption, menerangkan ibu tersebut dari desa yang cukup jauh, yang hanya disebutkan Desa Riam Piang. Tujuannya menemui Bupati Sis, untuk menyampaikan hasil kebunnya. Ternyata, beberapa hari yang lalu, suami dari ibu tersebut meninggal dunia.

Baca juga: Aparat Tahan 2 Kapal Nelayan di Ketapang, Ini Sebabnya

Selengkapnya, inilah caption yang ditulis Bupati Sis:

“Tetap semangat dan sehat selalu Nek. Lancar selalu puasa ya. Perlu diketahui: Ibu tuk jauh pendatang ya dari ds Riam Piang ya kak nyampaikan hasil kebun ya ke aku dan beberapa hari yang lalu suaminya baru meninggal.” (RED)