Banjir Kapuas Hulu Menyebar di 5 Kecamatan

banjir kapuas hulu
Wabup Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat menggendong baji saat terdampak banjir. Foto: DOK/ruai.tv
Advertisement

KAPUAS HULU, RUAI.TV – Genangan banjir melanda lima kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu. Curah hujan yang tinggi membuat wilayah dataran rendah tergenang.

Kelima kecamatan itu adalah Putussibau Utara, Putussibau Selatan, Seberuang, Silat Hilir, dan Pengkadan. Jumlah desa terdampak dalam catatan sementara sebanyak 10 desa.

Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu, Gunawan, Jumat (05/08/2022), mengatakan, akses ke lokasi terganggu akibat ruas jalan desa dan kabupaten, yang memang tergenang air.

Advertisement

Baca juga: Anak 6 Tahun Korban Meninggal Banjir Kapuas Hulu

“Ada beberapa titik jalan tidak bisa untuk akses lalu lintas. Ketinggian banjir sendiri antara 50 hingga 100 sentimeter,” kata Gunawan, saat meninjau lokasi.

Masih adanya curah hujan membuat warga harus waspada untuk antisipasi, jika sewaktu-waktu genangan air semakin tinggi. Gunawan meminta masyarakat mencermati perkembangan cuaca.

Di wilayah pusat kecamatan, yakni Putussibau Kota, banjir menggenangi ruas jalan dan pemukiman di bantaran sungai. Sebagian akses ke jalan poros terhalang.

Baca juga: Harga Sawit Terbaru di Kalbar Periode Kedua Juli 2022

Wakil Bupati Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat meninjau keadaan pada Sabtu (06/08/2022) pagi. Saat memantau banjir, Wahyudi sempat membantu menggendong bayi serta membantu warga yang berobat ke RSUD Putussibau.

Dia mengingatkan warga untuk memperhatikan anak-anak yang bermain banjir, agar tidak terseret arus.

“Jaga keluarga kita. Jangan biarkan anak-anak bermain tanpa pengawasan. Tetap waspada karena banjir ini bisa saja terus naik,” kata Wahyudi.

Baca juga: Madu Hutan Ketapang, Satu Pohon Hasilkan 400 Kilogram

Selain BPBD, kelompok lain turut serta membantu warga terdampak banjir. Seperti TRC Pramuka Peduli Kwarcab Pramuka Kapuas Hulu. Juga para relawan lainnya.

Di ruas jalan nasional Putussibau-Kalis, kendaraan bermotor tidak bisa melintas. Genangan air menjangkau badan jalan dengan kedalaman berkisar 50-100 sentimeter.

Banjir kali ini juga telah mengakibatkan satu korban jiwa. Seorang bocah laki-laki, meninggal dunia karena terseret arus, saat mandi di depan rumahnya. (RED)

Advertisement