Bencana Ekologi Ancam Kalimantan

Bencana Ekologi Ancam Kalimantan

Saat ini kondisi lingkungan di kalimantan sudah mulai rusak, yang membuat banyak kehidupan terancam, bukan hanya manusia, namun juga tumbuhan, hewan dan lain sebagainya.

Karena itu, penyelamatan terhadap lingkungan perlu dilakukan, baik oleh kaum awam atau masyarakat, hingga tokoh agama, tidak terkecuali pastor dan suster.

Hal itulah yang coba dilakukan oleh komisi keadilan dan perdamaian keuskupan agung pontianak dengan menggelar seminar keadilan ekologi dan perdamaian di rumah retret santo fransiskus asisi kecamatan sungai raya, kabupaten kubu raya 28 hingga 29 november 2012.

Dalam seminar ini, sekretaris eksekutif komisi keadilan, perdamaian, keutuhan ciptaan KWI Romo Paulus Christian Siswantoko Projo bahkan mengatakan, saat ini ada satu ketakutan, tahun 2020 borneo atau pulau kalimantan gelap, artinya laju kerusakan lingkungan akan menyebabkan pulau kalimantan habis atau masyarakat kalimantan akan mengalami penderitaan.

Menurut romo paulus chritsian siswantoko, bayak faktor yang menyebabkan kerusakan lingkungan di Kalimantan, salah satunya mudahnya izin usaha pertambangan dan perkebunan skala besar yang diberikan pemerintah, tanpa prosedural seperti amdal tidak pernah digunakan dan reklamasi lahan yang tidak pernah diperhitungkan.::Raydatodi

 

[youtube]http://youtu.be/bzJysLIWaAY[/youtube]