Varian Delta Picu Lonjakan Kasus di Pontianak

Ilustrasi: unsplash.com/ruai.tv

PONTIANAK, RUAI.TV – Mutasi virus corona dalam bentuk varian Delta, telah merambah wilayah Kalimantan Barat. Pengaruhnya pun telah menjangkau sejumlah kabupaten/kota di provinsi ini. Hasil uji lab dari sampel kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kota Pontianak, dari Lab Universitas Tanjungpura yang dikirim ke Balitbangkes Jakarta, menyatakan adanya varian ini.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Minggu (15/08/2021) mengatakan, lonjakan kasus konfirmasi positif COVID-19 dalam rentang Juni-Juli dipicu adanya varian Delta. Dia menekankan kepada seluruh masyarakat untuk tetap mewaspadai penyebaran virus yang sudah bermutasi dalam berbagai varian.

“Kami terus melakukan upaya untuk menekan penyebaran COVID-19 di Kota Pontianak di antaranya dengan menerapkan protokol kesehatan dan memasifkan vaksinasi. Selain itu upaya tracing, testing, dan treatment juga terus digencarkan,” kata Edi.

Baca juga: BOR atau Tingkat Hunian Rumah Sakit, Ini Maknanya bagi Masyarakat

Saat ini Bed Occupancy Rate (BOR) atau ketersediaan tempat tidur pada rumah sakit di Kota Pontianak dalam posisi di bawah 45 persen. Demikian pula positivity rate, turun di bawah 10 persen. Kondisi ini mengindikasikan keadaan yang membaik, namun masyarakat jangan terlena.

“Saya berharap masyarakat bisa menahan diri untuk sementara waktu, tidak berkumpul-kumpul atau berkerumun,” kata Edi.

Baca selanjutnya dengan klik pages 2