Sudah 15 Tahun, Ritual Nyabakng Tanpa Penerus

Bagian dari ritual makak sawak Komunitas Dayak Bakatik di Dusun Semadun. Foto: DOK/ruai.tv
Advertisement

Upacara dipimpin oleh pemuka agama, seorang Pastor Katolik, dengan pemberkatan terhadap benih-benih padi. Sebagai tanda dilanjutkannya tradisi tersebut, sebuah salib raksana dipasang di halaman perkampungan secara permanen.

Kepala Adat Semadum, Nazarius Yosef, menuturkan, dahulu tradisi nyabakng digelar di rumah adat. Nyabakng dilakukan ketika hendak membuka ladang.

Baca juga: Dayak Hibun Selenggarakan Ritual Mpokang Pedagi Abai Buo

Advertisement

Ketika hasil panen padi sudah diangkut ke rumah, ritual akan digelar kembali dengan nama kajak padik.

“Tapi pada 2006, orangtua yang mampu melakukan ritual nyabankng sudah tidak ada lagi,” kata Yosef.

Maka kini, mereka hanya menggelar tradisi “makak sawak”, menandai panen padi sudah selesai dan sudah diangkut ke rumah. Saatnya memulai kembali tahun perladangan berikutnya.

Advertisement