LANDAK, RUAI.TV – Masyarakat Dusun Pempadang, Desa Kayuara, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, melaksanakan ritual adat baremah di Panyugu Ne Abun pada Kamis, 28 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian awal dari rangkaian perayaan Naik Dango ke-4 yang digelar tahun ini.
Ritual baremah dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur masyarakat atas hasil panen padi, sekaligus permohonan kehidupan yang sehat, keberkahan, dan keberhasilan di masa mendatang. Panyugu Ne Abun dikenal sebagai tempat sakral bagi warga untuk menyampaikan doa dan harapan setelah musim panen.
Pelaksanaan baremah ini dilakukan dua hari sebelum puncak perayaan Naik Dango. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pada 29 Mei 2026 masyarakat akan melaksanakan kegiatan batutuk atau memasak bersama. Selanjutnya, puncak perayaan Naik Dango ke-4 akan digelar pada 30 Mei 2026.
Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama antara lembaga adat, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat Dusun Pempadang. Rangkaian acara juga akan dimeriahkan dengan hiburan daerah sebagai bagian dari tradisi perayaan.
Timanggong Binua Pempadang, Ajisin, menjelaskan bahwa ritual ini memiliki makna penting dalam kehidupan masyarakat adat. “Baremah di Panyugu Ne Abun merupakan bentuk rasa syukur atas hasil panen serta permohonan agar masyarakat diberikan kesehatan, berkat, dan keberhasilan dalam kehidupan ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan Naik Dango menjadi momentum untuk menjaga adat istiadat serta mempererat kebersamaan masyarakat di Dusun Pempadang.
Lihat Juga:















Leave a Reply