Arsip

Kabut Asap Ganggu Penerbangan Supadio, Penumpang Tunggu Hampir 12 Jam hingga Pesawat Gagal Mendarat

Penumpang Lion Air JT0988 rute Batam-Pontianak menunggu hampir 12 jam di Bandara Hang Nadim, Batam. (Foto/ruai.tv)

PONTIANAK, RUAI.TV – Kabut asap kembali mengganggu operasional penerbangan pada Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (13/9/2026).

Kondisi jarak pandang yang belum memenuhi batas keselamatan membuat sejumlah penerbangan mengalami penundaan hingga gagal mendarat.

Satu diantara dampak gangguan terjadi pada penerbangan Lion Air JT0988 rute Batam-Pontianak. Para penumpang harus menunggu hampir 12 jam pada Bandara Hang Nadim, Batam, sebelum pesawat melanjutkan penerbangan menuju Pontianak.

Advertisement

Pesawat akhirnya mendarat pada Bandara Supadio sekitar pukul 21.35 WIB. Gangguan kabut asap juga terjadi pada penerbangan Jakarta-Pontianak.

Hingga siang hari, kondisi jarak pandang pada Bandara Supadio belum memungkinkan pesawat melakukan take off maupun landing.

Dua penerbangan Jakarta-Pontianak bahkan harus kembali menuju bandara asal atau return to base (RTB). Kedua penerbangan tersebut yakni IU696 rute Jakarta (CGK)-Pontianak (PNK) dan IU6228 rute Jakarta (CGK)-Pontianak (PNK).

Salah satu penumpang, Fernandus Juni, melalui media sosial-nya menyampaikan kondisi yang ia alami setelah pesawat gagal mendarat di Pontianak.

“Kami harus kembali ke Jakarta karena kami gagal mendarat di Pontianak. Jarak pandang kurang dari 500 meter, sementara kami membutuhkan minimum 800 meter untuk pendaratan,” ujarnya.

Fernandus menyebut kondisi tersebut kembali membuat penumpang harus menunggu kepastian penerbangan berikutnya. Ia juga memperlihatkan kondisi ruang tunggu yang penuh akibat gangguan penerbangan.

Kabut asap masih menyelimuti sejumlah kawasan Pontianak hingga malam hari. Hujan sempat turun pada sejumlah wilayah Pontianak pada Minggu sore, namun kondisi tersebut belum sepenuhnya menghilangkan kabut asap yang mengganggu jarak pandang penerbangan. (RED)

Advertisement