Arsip

LSKM Kalbar Desak Pemda Tegas terhadap Perusahaan yang Abai Karhutla

Guntur Perdana, S.H., M.H. saat memberikan arahan kepada anggota Laskar Satuan Keluarga Madura. (Foto/ruai.tv)

PONTIANAK, RUAI.TV – Laskar Satuan Keluarga Madura (LSKM) Kalimantan Barat meminta pemerintah daerah mengambil langkah tegas terhadap korporasi atau perusahaan yang abai terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Ketua Umum LSKM Kalimantan Barat, Guntur Perdana, menyampaikan desakan tersebut saat berada di Markas Besar LSKM Kalimantan Barat, Kota Pontianak.

Menurut Guntur, penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Perusahaan, khususnya sektor perkebunan, juga harus ikut mengambil peran dalam menghadapi bencana yang memicu kabut asap.

Advertisement

“Kami meminta pemerintah harus tegas kepada perusahaan-perusahaan yang abai, bahkan tidak peduli terhadap bencana karhutla yang terjadi di Kalimantan Barat,” ujar Guntur Perdana kepada ruai.tv, Jumat (11/9) malam.

Guntur yang juga menjabat sebagai Majelis Tinggi Dewan Pemuda Lintas Etnis Kalbar menegaskan, seluruh elemen harus ikut bergerak menghadapi karhutla.

Ia menilai perusahaan perkebunan maupun korporasi lain perlu menunjukkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat, terutama pada wilayah yang terdampak karhutla.

“Menangani karhutla harus melibatkan seluruh elemen, termasuk perusahaan perkebunan. Mereka tidak boleh abai dan diam saja,” tegasnya.

Guntur meminta perusahaan turut membantu pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi karhutla. Menurutnya, keterlibatan seluruh pihak menjadi bagian penting agar penanganan bencana dapat berjalan lebih maksimal.

Ia juga berharap kondisi kabut asap akibat karhutla segera berlalu sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal. (RED)

Advertisement