MEMPAWAH, RUAI.TV – Satuan Pertahanan Pantai (Sathantai) Kodaeral XII memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui patroli serta pemantauan wilayah Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (25/8).
Enam personel Sathantai Kodaeral XII mengikuti kegiatan tersebut di bawah pimpinan Letda Mar Dias Arisandi Riyadi. Personel mengawali kegiatan dengan apel pengecekan untuk memastikan kesiapan personel dan material sebelum bergerak menuju wilayah sasaran.
Tim kemudian menyisir sektor rawan Karhutla di Desa Moton, Kecamatan Mempawah Timur. Patroli tersebut menyasar potensi kemunculan titik api sekaligus memantau kondisi lapangan secara langsung.
Langkah deteksi dini menjadi fokus utama patroli. Personel memantau perubahan kondisi wilayah agar setiap indikasi kebakaran dapat segera diketahui dan mendapat penanganan cepat.
Hasil pemantauan menunjukkan kondisi titik api di wilayah tersebut masih aman dan terkendali. Sathantai Kodaeral XII juga membangun sinergi dengan Polres Mempawah serta Kodim 1201/Mempawah yang turut menjaga kesiapsiagaan pada lokasi pemantauan.
Letda Mar Dias Arisandi Riyadi menegaskan, patroli menjadi bagian dari langkah kesiapsiagaan untuk menghadapi potensi Karhutla.
“Kami melaksanakan patroli dan pemantauan untuk mendeteksi potensi titik api sejak dini serta memastikan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali,” ujarnya.
Kodaeral XII terus mengarahkan kegiatan patroli terpadu sebagai dukungan terhadap pemerintah daerah dan unsur terkait dalam menghadapi ancaman Karhutla. Pemantauan rutin juga membantu personel mengenali perubahan kondisi wilayah secara lebih cepat.
Sinergi antara TNI AL, Polri, TNI AD, pemerintah daerah, dan unsur terkait menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapsiagaan menghadapi Karhutla.
Patroli berkelanjutan diharapkan mampu mempercepat respons ketika muncul potensi kebakaran sekaligus menjaga keamanan masyarakat dan kelestarian lingkungan Kalimantan Barat.(dig/rls/ts)















Leave a Reply