Puluhan Tahun Tak Tersentuh, Poles Area di Pontianak Ini Agar Instagramable

Puluhan Tahun Tak Tersentuh, Poles Area di Pontianak Ini Agar Instagramable
Peninjauan kawasan Jl Sultan Muhammad di Kota Pontianak, untuk pembongkaran tujuh ruko sebagai perluasan waterfront di tepian Sungai Kapuas. Foto: Prokopim/ruai.tv
Advertisement

PONTIANAK, RUAI.TV – Area Pasar Kapuas Indah hingga Pelabungan Senghie menjadi bagian dari kawasan waterfront Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Namun, area ini sudah puluhan tahun tak tersentuh penataan.

Kali ini, Pemerintah Kota Pontianak mulai melakukan pemolesan. Para pekerja mulai membongkar bagian belakang tujuh bangunan ruko di ruas Jl Sultan Muhammad ini.

Pembongkaran ini karena ruko-roko tersebut terkena dampak pembangunan kawasan waterfront. Pekerja melakukannya secara bertahap.

Advertisement

Baca juga: Waterfront di Pontianak Perpaduan Zaman Dulu dan Modern

Setidaknya, perlu jarak 15 meter bebas bangunan dari tepian Sungai Kapuas di area itu. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Senin (20/12/2021) meninjau proses pembongkaran ruko.

Dia menjelaskan, ruko-ruko di tepian Sungai Kapuas di ruas jalan itu, memang harus “dimundurkan” posisinya, untuk menyediakan jarak yang cukup di kawasan waterfront.

“Ruko-ruko ini nantinya akan diperindah dan dirapikan sehingga memberikan nilai tambah terhadap estetika keindahan kota. Saya inginnya desain yang Instagramable bernuansa kearifan lokal,” kata Edi.

Baca selanjutnya dengan klik pages 2

Advertisement