Ramadhan Berakhir, Ini Pesan Ketua Masjid Besar Al Falah Sekadau

makna ramadhan
Ketua Masjid Besar Al Falah Sekadau, Isnaini. Foto: DOK/ruai.tv

SEKADAU, RUAI.TV – Makna ramadhan memberi makna yang sangat dalam bagi umat Muslim. Hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah, Senin (02/05/2022), merupakan hari istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Termasuk di Kabupaten Sekadau.

Momentum ini menjadi penanda akhir pelaksanaan ibadah ramadhan, terutama ibadah puasa. Meski ramadhan sudah berakhir dengan kedatangan Idul Fitri, namun semangat ibadah ramadhan tetap harus dipertahankan oleh umat Muslim. Makna ramadhan harus selalu diingat.

Baca juga: Pantun Wali Kota Singkawang di Malam Takbiran

Usai ramadhan, semangat ibadah tidak boleh kendor. Ketua Masjid Besar Al Falah Sekadau, Isnaini, mengatakan, Idul Fitri adalah momentum untuk meningkatkan keimanan. Hal itu sesuai dengan esensi ramadhan, yakni membentuk insan bertaqwa.

Isnaini menuturkan, Idul Fitri tahun ini juga menjadi obat kerinduan masyarakat akan ibadah yang melibatkan orang banyak. Seiring dengan melandainya kasus COVID-19, sholat Idul Fitri tahun ini bisa dilakukan di tempat terbuka.

Baca juga: Gubernur Midji Buka Masker, Lelaki 92 Tahun Ini Kaget

Hal ini tidak bisa dilakukan selama dua tahun sebelumnya, karena angka kasus COVID-19 sedang tinggi-tingginya. Kerumunan orang berpotensi mengakibatkan penularan.

Dia menilai, sejauh ini, pelaksanaan Idul Fitri di Sekadau berlangsung lancar. Tidak ada kendala berarti, baik terkait dengan keamanan dan ketentraman di tengah masyarakat. (RED)