Nasib Penjual Bendera di Sanggau

Pembeli sedang memilih bendera di lapak milik Amin Nudin di kawasan kota Sanggau. Foto: DOK/ruai.tv

SANGGAU, RUAI.TV – Sepekan menjelang peringatan ke-76 Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus, para penjual bendera dan umbul-umbul mulai bermunculan di pusat kota Kabupaten Sanggau. Namun tahun ini, hasil penjualan jauh menurun dibanding tahun sebelumnya.

Amin Nudin, satu di antara penjual bendera, Kamis (05/07/2021), menduga, pandemi yang masih terus berlangsung, kemungkinan menjadi penyebab sepinya pembeli di lapaknya.

“Sekarang ini agak kurang (pembeli). Mungkin karena pemdemi. Semua sekolah ndak ada aktifitas,” kata Amin Nudin.

Baca juga: Sambas dan Kubu Raya Zona Merah Per 1 Agustus 2021

Soal harga jual bendera maupun umbul-umbul, agak naik dibanding tahun lalu. Karena ongkos angkut dari Pulau Jawa naik sekitar tiga kali lipat. Termasuk biaya harus test SWAB PCR yang memerlukan dana Rp 900 ribu per orang.

“Harga (jual bendera) agak naik dikit. Karena saya dari Jawa ke sini ongkosnya sudah double,” kata Amin Nudin yang menggelar jualan di pusat kota.

Di lapak itu, harga umbul-umbul Rp 35 ribu per helai. Jika ingin umbul-umbul dengan latar merah putih, harganya Rp 350 ribu per helai.

Kemudian untuk harga bendera, ukuran kecil Rp 25 ribu, ukuran sedang Rp 35 ribu, dan ukuran besar berkisar Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu per helai. (RED)