Terpilih Aklamasi, Ketua DAD dan Timanggong Pontianak Timur

Terpilih Aklamasi, Ketua DAD dan Timanggong Pontianak Timur
Ritual "buah tangah" mengawali Musyawarat Adat II Pontianak Timur, Minggu (12/09/2021). Foto: Hanz E. Pramana/ruai.tv
Advertisement

“Saya ingin memperjuangkan tiga hal yang saya narasikan sabagai bergerak, jaga, dan tata. DAD harus bergerak sambil menata diri, dan menjaga kearifan tradisi sebagai identitas budaya,” kata Chrisyanto.

Chrisyanto pun berkomitmen menyediakan sebuah sekretariat, agar ke depan kegiatan DAD menjadi terkoordinir dan tertata. Sehingga memberi kontribusi dalam kehidupan sosial masyarakat, khususnya terkait adat istiadat.

Baca juga: Warga Dusun Ini Ajak Roh Halus Keliling Kampung

Advertisement

Sementara figur Timanggong menerima amanah dalam penyelesaikan berbagai permasalahan melalui mekanisme adat. Pengurus DAD dan Ketimangongan merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan, sehingga harus selalu berkolaborasi.

Chrisyanto menggantikan posisi Adrianus Moinam yang sebelumnya memimpin DAD Pontianak Timur. Timanggong Sumadi menggantikan Ageludin yang telah menjabat periode yang lalu. (SVE)

Advertisement