Sementara yang menerima kaul kekal adalah Bruder Bonifasius MTB, Bruder Ferdianus Jelahu MTB, dan Bruder Maksimus Wari, MTB.
Teladan Bunda Maria
Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, mengatakan, misa ini bertepatan dengan perayaan Bunda Maria diangkat ke Surga. Meskipun tanggal persisnya 15 Agustus, namun perayaannya bisa dipindahkan ke tanggal lain.
“Tentu untuk Bruder MTB pesta ini adalah pesta yang istimewa,” kata Uskup Agustinus.
Lihat juga: PERAYAAN 68 TAHUN SD BRUDER MELATI PONTIANAK
Dia menekankan, teladan suci Bunda Maria bukanlah ditunjukkan lewat perbuatan yang besar atau peristiwa-peristiwa besar. Justru dengan menggunjungi Elisabeth saudarinya, Bunda Maria melayani dan menemani saudarinya yang akan melahirkan. Bunda Maria menemani dan tinggal bersama saudarinya selama tiga bulan.
Bagi Uskup Agustinus, teladan seperti Bunda Maria inilah yang harus dicontoh. Sebab kesucian itu bukanlah semata-mata berdoa. Tetapi Bunda Maria melakukan kehendak Allah dan melayani Allah dengan perbuatan-perbuatannya yang sederhana.
Setelah misa, perayaan berlanjut dengan santap siang bersama. Suasana Pandemi membuat panitia membagi tempat dalam dua lokasi untuk menghindari kerumunan. Khusus para Pastor dan Bruder di lokasi SD Melati. Kemudian para anggota koor, misdinar dan tamu undangan di Gedung Bina Remaja, persis belakang Katedral. (*/SVE)
Leave a Reply