10 Provinsi Alami Peningkatan Kasus COVID-19, Termasuk Kalbar

Monitoring PPKM berbasis Mikro di Makodam XII/Tanjungpura, Kalimantan Barat, Senin (10/05/2021). Foto: DOK/ruai.tv

PONTIANAK, RUAI.TV – Pertemuan Monitoring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro di Kalimantan Barat, diadakan di Makodam XII/Tanjungpura, Senin (10/05/2021).

Pertemuan ini sebagai bentuk keseriusan dalam berkomitmen, untuk menangani permasalahan COVID-19 yang terus meningkat di wilayah Kalbar.

Baca juga: Kades Bingung, Musyawarah Sampai Pengaduan Tak Hentikan PETI di Nanga Mahap

Selain Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol Asep Safrudin, pertemuan turut dihadiri Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar, Masyhudi dan Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Kalbar, Kombes Pol Andi Harsito.

Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol Asep Safrudin mengatakan, Mabes Polri telah memberikan arahan kepada jajaran Polda Kalbar terkait 10 provinsi yang mengalami peningkatan kasus aktif COVID-19, yang satu di antaranya adalah Provinsi Kalbar.

Baca juga: Tanpa Festival, Tradisi Meriam Karbit Tetap Berlangsung

“Polda Kalbar diperintahkan untuk terus bersinergi dengan stakeholder dan instansi terkait untuk meminimalisir perkembangan COVID-19 di Kalbar,” kata Asep.