Arsip

Pasca Viral, Anggota DPRD Mempawah Diperiksa Polisi, Sejumlah Saksi Turut Dipanggil

Usai menggelar olah TKP, Polres Mempawah kini memeriksa oknum anggota DPRD Mempawah dan sejumlah saksi terkait kasus viral pembakaran lahan. (Foto/Humas)

MEMPAWAH, RUAI.TV – Polres Mempawah memeriksa oknum anggota DPRD Kabupaten Mempawah, inisial CH terkait video aktivitas pembakaran sisa lahan yang viral pada media sosial. Penyidik Satreskrim juga memeriksa sejumlah saksi untuk menggali fakta terkait aktivitas dalam video tersebut.

Kasubsipenmas Humas Polres Mempawah, Bripka Hamdan, mengatakan pemeriksaan terhadap Ch dan sejumlah saksi masih berlangsung.

“Masih proses. Sementara masih melakukan pemeriksaan saksi dan terduga pelaku dulu. Setelah olah TKP kita selesaikan kemarin sesuai prosedur,” ujar Hamdan saat dikonfirmasi Ruai.tv, Senin, 21 September 2026 pukul 11.10 WIB.

Advertisement

Pemeriksaan tersebut berlangsung setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Minggu, 20 September 2026.

Personel Inafis Satreskrim Polres Mempawah bersama personel Polsek Mempawah Hilir mengecek lokasi yang berkaitan dengan video viral tersebut.

Polres Mempawah menggelar olah TKP di lokasi lahan yang sempat viral di media sosial untuk mengumpulkan barang bukti. (Foto/Humas)

Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto, mengatakan, pihaknya langsung merespons informasi mengenai video yang beredar luas melalui media sosial.

Polisi kemudian mengerahkan personel untuk mengecek lokasi sekaligus mengumpulkan bukti yang berkaitan dengan rekaman tersebut.

“Untuk memastikan fakta yang sebenarnya, kami melakukan olah TKP terlebih dahulu. Kami ingin melihat langsung kondisi lokasi dan mengumpulkan bukti yang ada, termasuk saksi maupun keterangan lain yang diperlukan,” ujar Ade Chandra, Minggu, 20 September 2026.

Menurut Ade Chandra, penyidik mengumpulkan fakta melalui pemeriksaan lokasi, dokumentasi, keterangan para pihak, serta bukti pendukung lainnya. Polisi juga menjadikan video yang beredar sebagai informasi awal untuk proses penyelidikan.

“Video yang beredar di media sosial menjadi informasi awal bagi kami. Selanjutnya akan kami cek dan dalami di lapangan. Semua harus berdasarkan fakta dan bukti,” tegasnya.

Kasus ini bermula dari sejumlah video yang CH unggah melalui akun Facebook pribadinya, @Bang Choy (Choirussaib NF). Dalam video tersebut, CH memperlihatkan aktivitasnya bersama sejumlah orang pada area kebun sawit yang mengalami kebakaran.

Sejumlah pohon sawit tampak terdampak kebakaran. CH bersama beberapa orang kemudian membersihkan sisa kebakaran pada area tersebut. Satu diantara unggahan juga memuat keterangan CH terkait pembakaran kembali sisa kebakaran.

“Bekas kebakaran kita tambah bakar biar bersih,” tulis dia dalam keterangan unggahannya.

Unggahan tersebut kemudian viral pada media sosial dan mendapat perhatian publik. Saat ini, postingan yang memuat aktivitas pembakaran tersebut tidak lagi muncul pada akun Facebook CH.

CH merupakan anggota DPRD Kabupaten Mempawah dari Partai Hanura. Polisi kini masih memeriksa CH dan sejumlah saksi untuk mengumpulkan keterangan serta bukti terkait perkara tersebut.

Ade Chandra mengatakan proses penanganan masih berjalan. Ia meminta masyarakat menunggu hasil pemeriksaan kepolisian sebelum menarik kesimpulan mengenai perkara tersebut.

“Kami akan bekerja secara profesional dan sesuai prosedur, serta akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (res/ts/red)

Advertisement