50 Calhaj Landak Terima Vaksin Dosis Pertama

Pemberian vaksinasi untuk Calhaj di Landak. Foto: DOK/ruai.tv

LANDAK, RUAI.TV – Sebanyak 50 calon emaah Haji (Calhaj) di Kabupaten Landak, menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama termin kedua. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Landak, Senin (29/03/2021).

Baca juga: 74 Calhaj Lansia Ketapang Terima Vaksinasi Covid-19

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, dr Yuliana Erni, mengatakan, sebelum mendapatkan suntikan vaksin, pada Calhaj terlebih dahulu menjalankan skrining kesehatan di puskesmas di wilayahnya masing-masing.

Baca juga: VIDEO: Pernyataan Uskup Agung Pontianak Terkait Bom di Gereja Katedral Makassar

Pemberian vaksin hanya bisa dilakukan jika puskesmas menyatakan Calhaj sehat beradasarkan hasil skrining tersebut.

“Bagi mereka yang hari ini tidak hadir, akan dijadwalkan di hari berikutnya. Kami mau lihat lagi seberapa banyak yang sudah divaksin dan berapa yang belum. Nanti kami cek lagi apa halangannya, apakah karena sakit atau halangan lain, akan kami sesuaikan,” kata Erni.

Baca juga: Pengantin Baru Jaringan JAD, Pelaku Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Landak, Mukhlis, mengatakan, Calhaj yang sudah menerima vaksin harus tetap menaati protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sesering mungkin.

Baca juga: Meningkat, Pengangguran Terbuka di Pontianak Akibat Pandemi

“Ini baru dosis pertama, belum kedua. Jangan merasa setelah vaksin, merasa bebas dari pandemi Covid-19,” ujar Mukhlis.

Dia menegaskan, pemberian vaksin merupakan bagian dari persiapan keberangkatan Calhaj untuk menunaikan Ibadah Haji di Tanah Suci. Tetapi untuk kepastian keberangkatan, harus menunggu keputusan pemerintah pusat.

Baca juga: Kantor PDAM Bengkayang Terbakar, Tagihan Air Bisa Bayar Lewat CU

“Apakah berangkat atau tidak tahun 2021 ini, masih menunggui keputusan pemerintah pusat. Jika nanti dikatakan berangkat, kita siap dengan prokes. Kalaupun tidak diberangkatkan dengan berbagai pertimbangan, kita sudah divaksin untuk kekebalan tubuh,” ujar Mukhlis. (KAR)