Sekeluarga Kena Bacok di Pontianak Utara, Ternyata Ini Sebabnya

kasus pembacokan - penjelasan kapolsek
Kapolsek Pontianak Utara, AKP Suryadi. Foto: DOK/ruai.tv

PONTIANAK, RUAI.TV – Peristiwa berdarah karena kasus pembacokan, terjadi di sebuah rumah di kawasan Kelurahan Siantan Hilir, Pontianak Utara, mengakibatkan satu keluarga mengalami luka bacok. Para korban luka yang berjumlah empat orang, mendapatkan perawatan intensif di sebuah rumah sakit.

Personel polisi dari Polsek Pontianak Utara pun segera bertindak. Mereka menangkap seorang lelaki berinisial Ft (58) yang merupakan pelaku pembacokan.

Baca juga: Mendadak, 47 Petugas Lapas Ketapang Tes Urin

Kapolsek Pontianak Utara, AKP Suryadi, mengatakan, peristiwa atau kasus pembacokan tersebut terjadi pada Kamis (16/06/2022) sore. Alasan Ft melaku tindakan tersebut ternyata dipicu oleh rasa dendam.

“Dari keterangan pelaku, motif pembacokan karena pelaku sakit hati lantaran dituduh mencuri ayam milik korban,” kata AKP Suryadi.

Baca juga: 13 Kg Sabu Seludupan dari Perbatasan, Satu Orang Masih Dicari

Karena sakit hati itulah, Ft mendatangi kediaman korban sore itu. Dia melukai dua anak, yakni anak laki-laki berusia tujuh dan anak perempuan berusia sembilan tahun.

Kemudian, Ft juga membacok ayah dan ibu kedua bocah ini. Dan ternyata, Ft masih terbilang kerabat dekat para korban.

Baca juga: 1.150 Jemaah Kalbar Berangkat Ibadah Haji

“Tersangka sebelumnya memang ada cekcok dengan korban, yang merupakan keponakannya sendiri. Mereka sering cek-cok, tuduh menuduh, mengenai hilangnya ayam ternak milik korban, ” ujar AKP Suryadi.

Tersangka dan korban pun tinggal di kawasan yang berdekatan. Hanya terpaut sekitar 15 meter jarak rumah mereka.

AKP Suryadi mengatakan, Ft melukai para korbannya menggunakan pisau dapur. Setelah melakukan aksinya, Ft kembali ke rumahnya dan masuk ke dalam kamar. (RED)