25 Pasien COVID-19 di Ketapang Meninggal, Per 26 April 2021

Petugas medis sedang merawat pasien COVID di Ketapang. Foto: DOK/ruai.tv

KETAPANG, RUAI.TV – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Kabupaten Ketapang, merilis data konfirmasi meninggal dunia sebanyak 25 orang. Data ini tercatat hingga 26 April 2021.

Sementara itu, angka konfirmasi positif juga terus bertambah. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Rustami, Jumat (30/04/2021) mengatakan, penambahan jumlah konfirmasi positif seiring dengan bertambah pula jumlah konfirmasi meninggal dunia.

Baca juga: Orangutan Berkeliaran di Kebun Kelapa Warga

“Jumlah isolasi yang paling besar dilaksanakan secara mandiri. Kami khawatir, isolasi mandiri justru menjadi sumber penularan, jika tidak diawasi secara ketat,” kata Rustami.

Dia menambahkan, kebanyakan kasus aktif tidak menimbulkan gejala atau berkategori orang tanpa gejala (OTG). Penderita justru tidak merasakah keluhan apa-apa, tidak merasa sakit, dan bebas pergi ke mana saja.

Baca juga: Bea Cukai Entikong Kerahkan Anjing Pelacak

Untuk menekan sebaran penularan, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 terus melakukan tracing
zona oranye. kontak erat dengan pasien.

Selain itu, Operasi Yustisi juga semakin digencarkan, termasuk terus-menerus menyosialisasikan penerapan disiplin protokol kesehatan.

Baca juga: Petani di Landak Didorong Lakukan Modernisasi

“Program vaksinasi juga masih berlanjut, dan kami sedang menunggu pengiriman tambahan vaksin dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” kata dia.

Data keseluruhan dari rentang 20 Maret 2020 hingga 26 April 2021, selain 25 konfirmasi meninggal dunia, tercatat jumlah konfirmasi aktif yang menembus angka 1.320 kasus. Dari jumlah itu, konfirmasi sembuh sebanyak 981 kasus. (RED)