Postingan Gubernur Sutarmidji Mengenai Kemungkinan Varian Baru

varian baru covid-19 zona merah
Ilustrasi: unsplash.com/ruai.tv

Baca juga: Singkawang Zona Merah, Ini Sebagian Penyebabnya

Varian baru COVID-19 

“Kita jaga bandara dengan (SWAB) PCR, ternyata dari kapal penumpang, dermaga-dermaga di luar pelabuhan dan tidak ditutupnya perbatasan dengan provinsi tetangga yabg waktu itu keterjangkitannya sangat tinggi,” tulis Gubernur.

Sebagai bentuk kewaspadaan, dia mengimbau masyarakat yang merasakan adanya gejala flu dan meriang, untuk segera menjalani SWAB. Dia menjamin semua itu tanpa biaya.

“Saat ini kami sedang siapkan RS Lapangan untuk 100 pasien, dan ruang isolasi ketat untuk 250 orang. Oksigen sampai saat ini masih aman. Segera Vaksin biar terhindar dari akibat fatal covid,” tutup Sutarmidji.

Sejumlah warganet segera “menyerbu” unggahan itu dengan komentar. Di antaranya, ada yang mempertanyakan SWAB dan obat gratis di fasilitas kesehatan pemerintah, namun ada yang mengaku harus membayar sejumlah uang.

Pemilik akun Ina Logger, menulis komentar:

“Trimakasih infonya pak.. tapi benarlah pak nak sweb gratis.. ade kluarge skit.. pergi berobat di sarankan sweb, ktenye 600 byarnye.. manelah pak .. kite ni org pas””an msih bise beli beras yak bsyukur.. udahlah sering minum air hangat yak…” (RED)