Singkawang Zona Merah, Ini Sebagian Penyebabnya

Singkawang Zona Merah, Ini Sebagian Penyebabnya
Kota Singkawang bersama Kota Pontianak dalam kategori zona merah. Foto: DOK/ruai.tv

PONTIANAK, RUAI.TV – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, Senin (05/07/2021) malam, menginformasikan kondisi Singkawang zona merah. Dengan demikian, bertambah satu daerah di provinsi ini yang berada dalam zona merah, setelah sebelumnya Kota Pontianak.

Harrison menyampaikan data per 4 Juli 2021 mengenai ketegori risiko kenaikan kasus kabupaten/kota provinsi Kalimantan Barat. Dalam data itu, dari 14 kabupaten/kota, dua daerah berada dalam zona merah.

Keduanya yakni Kota Singkawang dengan skor 1.79. Sementara Kota Pontianak yang dua pekan sebelumnya sudah berada di zona merah, kini dengan skor 1.47. Dalam kategori risiko tersebut, zona merah merupakan daerah dengan risiko tinggi ketertularan COVID-19.

BOR dan Singkawang Zona Merah

Harisson menjelaskan, di antara banyak faktor penyebab zona merah, satu di antaranya terkait ketersediaan tempat tidur di rumah sakit.

“Salah satu faktor yang meyebabkan Singkawang zona merah, karena tingginya angka BOR tempat tidur COVID di Rumah Sakit di Singkawang,” kata Harisson.

Baca juga: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Meninggal Dunia

Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat hunian rumah sakit merupakan data perbandingan ketersediaan tempat tidur dengan jumlah pasien yang sedang menjalani perawatan. Semakin tinggi BOR, berarti semakin sedikit kapasitas rumah sakit tersebut untuk menerima pasien tambahan.

(Selanjutnya di pages 2)