Kasus Positif COVID-19 di Pontianak Menurun, Tapi Belum Signifikan

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Foto: courtesy Prokopim Kota Pontianak/ruai.tv

PONTIANAK, RUAI.TV – Penerapan PPKM Level IV (sebelumnya disebut PPKM Darurat) di Kota Pontianak, berakhir 2 Agustus 2021. Pemerintah pusat memperpanjang pemberlakuannya di sejumlah daerah.

Satgas Penanganan COVID-19 Kota Pontianak, menyampaikan evaluasi terkait pelaksanaan PPKM Level IV selama ini. Berkenaan dengan status Kota Pontianak dalam zona merah atau risiko tertinggi yang berlangsung sudah satu bulan lebih, sejak akhir Juni lalu.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19, yang juga Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Senin (02/08/2021) mengatakan, selama periode penerapan PPKM Level IV, angka kasus konfirmasi positif mengalami penurunan.

Edi menuturkan, data per 31 Juli 2021 menyebutkan, kasus konfirmasi positif sebanyak 148 orang. Sebelumnya kasus konfirmasi positif sempat menembus sebanyak 200 orang per hari.

Baca juga: 2.998 Remaja di Kalbar Terima Vaksinasi per 28 Juli 2021

Demikian pula tingkat hunian rumah sakit, Bed Occupancy Rate (BOR) rerata telah menurun.

“Untuk ruang isolasi sudah rata-rata pada angka 60 persen. Lalu untuk ruang ICU masih sekitar 60 hingga 80 persen karena keterbatasan ruang ICU,” kata Edi.

Dia menilai, penurunan angka tersebut masih belum signifikan. Sebab idealnya penurunan harus mencapai angka di bawah 40 persen.

Baca selanjutnya dengan klik pages 2