Tak Jauh dari Pusat Kota, Warga Desa Ini Masih Gunakan Pelita

Ilustrasi: unsplash.com

BENGKAYANG, RUAI.TV – Sebanyak 16 desa yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Bengkayang, belum teraliri listrik hingga saat ini.

Di antaranya, Desa Tanjung di Kecamatan Teriak. Aliran listrik belum sampai ke desa ini, meski jaraknya tidak jauh dari wilayah kota.

Baca juga: 3 Rumah di Kawasan Padat Penduduk Pontianak Barat Terbakar

Kepala Desa Tanjung, Abusius, Jumat (09/04/2021) mengatakan, warganya menggunakan alat penerang sederhana berupa lampu pelita atau penerawangan, dengan bahan bakar solar atau minyak tanah.

“Saya berharap, rencana pemerintah untuk pengadaan aliran listrik dapat diwujudkan sesuai yang pernah dijanjikan,” kata Abusius.

Baca juga: Aplikasi Qara’a Buatan Pemuda Pontianak Tembus 10 Besar Google Play Store

Pemerintah Kabupaten Bengkayang telah mewacanakan program pengadaan suplai listrik yang menjangkau 16 desa itu.

Bupati Sebastianus Darwis berharap wacana ini mendapat dukungan penuh dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Baca juga: Wakapolres Melawi: Pesantren Berperan Cegah Radikalisme

“Harapannya, desa-desa ini sudah bisa teraliri listrik paa tahun 2023,” kata Bupati Darwis.

Dia mengatakan, desa-desa yang belum teraliri listrik tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Kecamatan Teriak, Seluas, Suti Semarang, dan Siding. (ROB)