Banjir Genangi Ratusan Rumah di Kecamatan Ledo

Kondisi ruas jalan yang tergenang banjir di Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang, Rabu (03/02/2021). Foto: S. Robin/ruai.tv

BENGKAYANG, RUAI.TV – Banjir menggenangi ratusan rumah di Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Rabu (03/02/2021). Enam desa terdampak, yakni Desa Lesabela, Dayung, Lomba Karya, Jesape, Suka Jaya, dan Seles.

Rumah terbanyak yang terdampak berada di Desa Lesabela. Di desa ini banjir merendam jalan negara. Banjir yang belum surut hingga pukul 17.00 WIB, menyebabkan macetnya arus lalu lintas. Warga sekitar berinisiatif menyediakan perahu untuk membantu pengendara yang hendak melintas.

Banjir parah masih terjadi hingga Kamis (04/02/2021) pukul 09.00 WIB area Pelabuhan Ledo di Desa Lesabela. Di desa ini, ratusan rumah tergenang air. Warga harus memindahkan harta benda mereka ke loteng atau lantai dua.

Aparat Kepolisian Resort dan Kecamatan Ledo terus memantau kondisi banjir yang diperkirakan akan naik. Kapolsek Ledo, IPTU Maulana, mengatakan, permukaan air di ruas jalan raya di beberapa desa yang terdampak telah mencapai ketinggian sekitar 60 sentimeter.

“Kemungkinan ini akan bertambah terus karena curah hujan yang cukup ekstrem. Mudah-mudahan hujan tidak deras lagi sehingga bisa surut,” kata Maulana kepada ruai.tv

Camat Ledo, Marimin, memperkirakan banjir saat ini akan lebih besar dibandingkan banjir terdahulu. Sebab ketinggian permukaan air sudah melewati ketinggian banjir yang pertama.

“Warga yang berada di bantaran Sungai Sambas Kecil harus lebih berwaspada. Sebagai antisipasi, saya sarankan untuk mengamankan barang-barang berharga di atas lotengnya,” kata Marimin.

Dia memperkirakan jumlah warga yang terdampak banjir sekitar 400-an kepala keluarga. (ROB/RAY)