Arsip

Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Kapuas Hulu, Sintang, dan Melawi Dini Hari

Advertisement

PONTIANAK, RUAI.TV – Warga Desa Nanganuar, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu merasakan getaran kuat sekitar pukul 03.00 WIB, Jumat, 13 Maret 2026. Getaran berlangsung sekitar tiga detik hingga membuat atap seng bergoyang serta rumah bergetar.

Sejumlah warga mengaku terbangun akibat guncangan yang muncul saat sebagian besar penduduk masih terlelap. Setidaknya enam pemilik rumah menyampaikan pengalaman serupa pada waktu hampir bersamaan.

Keluarga Riada (76) turut merasakan kejadian tersebut. Empat anggota keluarga yang berada dalam rumah langsung terbangun setelah getaran kuat terasa pada dini hari.

Advertisement

Warga Nanganuar, Simon (52), menuturkan guncangan terasa jelas hingga memicu bunyi dari bagian rumah. “Sekitar jam tiga subuh terasa getaran. Seng bergetar, pintu serta jendela seperti ada dorongan kuat,” ujar Simon.

Pengalaman serupa juga dirasakan Pendeta Emeritus Markus Adoy (69). Ia mengaku mendengar suara keras dari bagian atap rumah ketika getaran terjadi.

“Saya dengar atap seng berbunyi keras karena getaran,” kata Markus.

Hingga Jumat pagi, warga belum melaporkan kerusakan bangunan akibat peristiwa tersebut. Getaran terasa pada rumah berbahan kayu maupun bangunan beton.

Data Badan Meteorologi, Klimatologi, serta Geofisika mencatat gempa berkekuatan magnitudo 5,3 terjadi pukul 03.04 WIB. Pusat gempa berada pada koordinat 0,01 LS dan 111,90 BT atau sekitar 80 kilometer timur laut Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, dengan kedalaman 10 kilometer.

Getaran gempa juga dirasakan warga pada sebagian wilayah Kabupaten Sintang serta Kabupaten Melawi. Catatan redaksi Ruai.TV menunjukkan kejadian tersebut merupakan kali kedua muncul pada kawasan yang sama setelah peristiwa serupa terjadi pada 23 Januari 2026.

Advertisement