PONTIANAK, RUAI.TV – Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat demisioner, Maman Abdurrahman, mengibaratkan dinamika partai politik di Kalbar seperti kompetisi liga futsal.
Analogi tersebut ia sampaikan usai memberikan sambutan pada Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Golkar Kalimantan Barat di Pontianak, Sabtu (7/3).
Dalam penjelasannya, Maman menggambarkan persaingan antarpartai politik di daerah itu layaknya klub-klub yang bertanding dalam satu liga. Ia menyebut sejumlah partai besar sebagai “klub” yang memiliki posisi masing-masing dalam kompetisi politik.
“Partai Politik Kalimantan Barat itu ibarat Liga Futsal. Ada Klub Golkar, Klub PDIP, Klub Gerindra, Klub Nasdem, sama Klub PAN,” ujar Maman.
Ia kemudian menyinggung posisi sejumlah kader partai di parlemen sebagai gambaran kekuatan masing-masing partai. Menurutnya, kader dari beberapa partai menempati berbagai posisi strategis di komisi maupun badan anggaran DPR RI.
Namun Maman menilai posisi Partai Golkar berada pada level yang lebih tinggi dalam kompetisi tersebut. Ia menyebut Golkar sudah berada pada kelas “liga nasional”.
“Karena kelas Golkar ini udah Liga Nasional, Pak. Jadi udah bukan lagi Liga 2,” katanya.
Atas dasar itu, Golkar Kalbar mendorong munculnya figur muda untuk memimpin organisasi. Ia menilai pemain muda memiliki kecepatan dan energi yang dibutuhkan dalam menghadapi dinamika politik.
“Makanya kami kasih yang jadi Ketua Golkar Kalimantan Barat ini generasi milenial. Karena yang namanya pemain Divisi 2, Pak, gerakan dan ininya lebih cepat daripada yang senior-senior itu,” ucapnya.















Leave a Reply