MEMPAWAH, RUAI.TV – Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Choirussaib, menyampaikan permintaan maaf setelah video dirinya yang memperlihatkan aktivitas pembakaran kayu di lahan viral di media sosial.
Choirussaib menjelaskan, aktivitas dalam video tersebut berlangsung di lahan miliknya pada 17 September 2026. Ia menyebut lahan tersebut sebelumnya sudah terbakar sejak 1 September 2026.
Menurut Choirussaib, setelah kebakaran, masih terdapat sisa-sisa kayu yang belum terbakar. Ia kemudian menebang, membersihkan, dan mengumpulkan sisa kayu tersebut sebelum membakarnya.
“Intinya saya hanya membakar tumpukan kayu yang saya kumpulkan dari bekas-bekas kebakaran yang sebelumnya sudah terbakar,” kata Choirussaib dalam keterangannya yang diterima ruai.tv, Senin (21/9) pukul 13.30 Wib.
Ia menegaskan, kondisi lahan miliknya saat itu sudah terbakar seluruhnya. Begitu pula dengan lahan yang berada di sisi kanan dan kiri lahannya.
Choirussaib mengatakan, pembakaran hanya berlangsung pada tumpukan kayu sehingga menurut keterangannya tidak merembet ke area lain.
“Lahan saya itu sudah terbakar semuanya dan lahan orang sebelah kanan, sebelah kiri itu sudah terbakar semua. Jadi tidak ada apa, merebet ke mana-mana, karena hanya setumpukan yang terbakar,” ujarnya.
Choirussaib juga meluruskan bahwa dirinya bukan orang yang melakukan pembakaran dalam video tersebut. Ia mengatakan, pembakaran tumpukan kayu dilakukan oleh temannya.
Sementara itu, Choirussaib mengaku dirinya hanya membuat video tersebut sebagai bentuk iseng. Ia menyebut pembuatan video itu sebagai kesalahannya hingga kemudian video tersebut beredar luas dan menjadi viral.
“Yang membakar itu teman saya. Saya hanya iseng bikin video, itulah kesalahan saya mungkin sehingga video itu jadi viral,” katanya.
Atas kegaduhan yang muncul di media sosial akibat beredarnya video tersebut, Choirussaib kembali menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.
“Pertama, saya ucapkan mohon maaf atas terjadinya kegaduhan yang terjadi di sosial media kemarin,” ucapnya.
Ia berharap keterangannya dapat meluruskan konteks video yang beredar dan menjelaskan bahwa pembakaran dalam video tersebut, menurut keterangannya, hanya menyasar tumpukan sisa kayu dari lahan yang sebelumnya telah terbakar.
“Sekali lagi saya mohon maaf terkait terjadinya kegaduhan tersebut,” tutur Choirussaib. (RED)















Leave a Reply