Arsip

Pontianak-Surabaya: 10 Menit Kabut Asap, 90 Menit Langit Biru

Landas pacu Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat, berselimutkan asap, Rabu (16/09/2026). Foto: ruai.tv/dok

Konten disediakan oleh DigiCorner, zona cerita dari Ruai TV.

Sekitar dua bulan terakhir, langit Kalimantan Barat (Kalbar) berselimutkan kabut asap. Pemandangan langit biru yang cerah, berganti kelabu yang memerihkan mata dan menyesakkan nafas. 

Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masif di Kalbar masih belum teratasi. Pemandangan kontras akan terasa jika melakukan perjalanan dengan pesawat terbang ke wilayah yang tidak terdampak. 

Advertisement

Seorang warga Kota Pontianak, Marti (44) membagikan pengalamannya terbang dari Pontianak menuju Surabaya, Rabu (16/09/2026). 

“Setelah pesawat take off, hanya 10 menit penerbangan kami berada di dalam kabut asap. Selebihnya, kami menikmati langit biru yang cerah. Dua bulanan ini tidak merasakan suasana cerah seperti ini,” tutur Marti kepada redaksi ruai.tv melalui aplikasi pesan singkat. 

Langit cerah dari jendela pesawat di kawasan Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/09/2026). Foto: ruai.tv/dok

Waktu tempuh penerbangan dari Bandara Internasional Supadio Pontianak di Kubu Raya, Kalbar, menuju Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur, sekitar 100 menit, atau 1 jam 40 menit. 

Setelah 10 menit berada dalam kepungan asap, pesawat terbang selama 90 menit berikutnya di cerahnya langit. Penerbangan berlangsung mulus tanpa gangguan cuaca yang berarti.  

Kabut asap memang masih menyelimuti kawasan Bandara Supadio Pontianak, Rabu pagi. Meskipun sehari sebelumnya, Selasa (15/06/2026) sore, hujan mengguyur sebagian kawasan Kalbar. 

Baca juga: 

11 Hari Kapal Jepang Berlayar ke Kalbar Bawa 3 Heli dan 180 Tentara

Aktivitas di bandara tetap berjalan seperti biasa. Para penumpang mendapatkan pemberitahuan perkembangan informasi dari otoritas bandara melalui pengeras suara. 

Sekitar pukul 09.27 WIB, terdengar pemberitahuan mengenai penundaan penerbangan ke Bandara Rahadi Oesman, Kabupaten Ketapang. Jarak pandang kurang dari satu kilometer. 

Tetapi sekitar pukul 09.50 WIB, panggilan untuk menaiki pesawat, terdengar untuk penumpang tujuan Bandara Juanda, Surabaya. Marti dan rombongannya bisa lepas landas dengan lancar, dan mendarat sempurna di Surabaya. 

Kualitas udara di Kubu Raya dalam pantauan BMKG, dominan berada di kategori berbahaya atau zona hitam. Per Rabu ini pukul 10.00 WIB, kualitas udara PM 2.5 di Kubu Raya terpantau 630.2 µg/m3  yang termasuk kategori berbahaya, sebagaimana dilansir situs bmkg.go.id

Baca juga: 

Apa Arti PM2.5? Debu Karhutla Tak Bisa Disaring Bulu Hidung Manusia!

Sementara situs widis.bmkg.go.id/g/supadio-pontianak menulis, kondisi udara berasap, suhu udara 28 derajat Celcius dan jarak pandang 0,4 kilometer. 

Pada Selasa, sejumlah penerbangan di Bandara Supadio ditunda bahkan dibatalkan. General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, kepada ruai.tv, mengonfirmasi, jarak pandang sempat menyentuh 300 meter. 

Di hari itu ada 15 delay flight atau penundaan terbang, tujuh flight kedatangan atau arrival, dan delapan flight keberangkatan atau departures. 

Sementara, ada tujuh cancel flight atau pembatalan penerbangan, tiga pembatalan untuk ketibaan dan empat pembatalan keberangkatan. (dig/hep/bob)

Advertisement