BENGKAYANG, RUAI.TV – Pengurus Cabang Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Kabupaten Bengkayang periode 2026-2030 membawa angin segar bagi dunia olahraga daerah. Masa bhakti kepengurusan lama sudah berakhir pada 10 Agustus 2026 lalu.
Kini, kepengurusan baru telah berkomitmen kuat untuk meningkatkan prestasi karateka lokal hingga menembus tingkat nasional.Di bawah kepemimpinan Esidorus, INKAI Bengkayang menyatakan siap melangkah lebih maju.
Fokus utama mereka tidak hanya mencetak bibit atlet potensial yang berdaya saing tinggi, tetapi juga menjadikan karate sebagai wadah pembentukan karakter disiplin bagi generasi muda.
Siasati Keterbatasan Anggaran dengan Dana Swadaya
Tantangan finansial seringkali menjadi batu sandungan bagi perkembangan cabang olahraga di daerah. Menyadari adanya efisiensi anggaran dari pemerintah, pengurus dan formatur INKAI Bengkayang tidak tinggal diam. Mereka bergerak cepat menerapkan pola gotong royong demi menjaga keberlangsungan organisasi.
Baca juga:
Esidorus menegaskan, keterbatasan dana modal tidak akan menyurutkan semangat pembinaan. Pengurus sepakat untuk mengumpulkan dana swadaya secara sukarela. Langkah mandiri ini diambil untuk memastikan seluruh program latihan, operasional, serta kegiatan kejuaraan para atlet tetap berjalan optimal tanpa hambatan.
Menurut Esidorus, Kabupaten Bengkayang memiliki potensi karateka yang sangat besar dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. Komitmen pembiayaan mandiri lewat jalur swadaya ini menjadi bukti nyata kepedulian pengurus terhadap masa depan atlet agar prestasi yang ada saat ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan secara berkelanjutan.
Pembentukan Karakter dan Benteng dari Bahaya Narkoba
Selain menargetkan medali, INKAI Bengkayang memikul misi sosial yang tidak kalah penting. Olahraga bela diri ini diproyeksikan menjadi benteng tangguh dalam meminimalisir dampak pergaulan negatif, kenakalan remaja, dan bahaya infiltrasi narkoba di kalangan generasi muda.
Baca juga:
Polisi Bongkar Kasus Pelecehan Seksual oleh Oknum Pelatih Karate di Pontianak
Mantan pengurus INKAI periode 2023-2026, Yulius Heri, menambahkan bahwa pola pembinaan di INKAI sangat efektif dalam membentuk mental, kedisiplinan, serta menanamkan rasa hormat anak kepada orang tua. Berbekal mentalitas yang kuat tersebut, atlet-atlet terbaik Bengkayang selalu siap diterjunkan ke berbagai variasi kejuaraan dan mengukir prestasi yang membanggakan.
Dukungan serupa juga datang dari pihak TNI. Kodim 1209 Bengkayang, selaku pembina INKAI yang diwakili oleh Pjs. Danramil Ledo, Peltu Yovinus Weto, berharap penuh agar olahraga bela diri ini terus konsisten menjadi wadah penjaringan bibit prestasi. Di samping itu, keterlibatan aktif remaja dalam seni bela diri diharapkan mampu membentengi generasi muda Bengkayang dari ancaman pergaulan bebas dan zat terlarang.
Melalui sinergi kepengurusan yang solid, kreativitas pembiayaan swadaya, dan dukungan dari berbagai instansi pembina, INKAI Bengkayang periode 2026-2030 optimis mampu melahirkan generasi emas yang berprestasi di gelanggang sekaligus berkarakter mulia di masyarakat. (red/rob)














Leave a Reply