Video: Orangutan Indonesia Masih Diadu Thai Boxing di Taman Hiburan Bangkok, Thailand…!!!

Orangutan Indonesia dijadikan komoditi hiburan di Bangkok, Thailand dengan meminta mereka bertinju. Sumber Foto: Barcroft India

Video berikut ini adalah sebuah atraksi tinju yang dilakukan oleh orangutan Sumatera di sebuah taman hiburan diluar kota Bangkok, Thailand. Sejumlah orangutan jantan disiapkan untuk menghibur penonton yang datang ke Safari theme park tersebut. Mereka menggunakan celana satin layaknya petinju profesional, saling memukul dan meninju satu sama lain hingga terkapar.

Pertandingan ini bahkan juga diwarnai oleh orangutan betina yang menggunakan bikini yang muncul di setiap jeda dari satu ronde ke ronde lainnya untuk membawa nomor. Pertandingan ini berlangsung selama kurang lebih 30 menit, dan nampaknya para pengunjung bergembira menikmati atraksi eksploitasi orangutan ini.

Pihak penyelenggara, Safari World sendiri berkeras bahwa mereka dilatih untuk hanya berpura-pura saling pukul, namun banyak aktivis lingkungan mengecam keras atraksi yang menyiksa binatang ini.

“Penggunaan satwa terancam punah dalam hiburan olahraga bukan sesuatu yang lucu. Satwa ini tidak hidup di habitat lokal, dan orang-orang harus memahami itu, dan tentunya para turis harus sensitif terhadap hal ini,” ungkap Profesor Michael Muehlbein dari Indiana University.

Pihak Safari World sendiri mengklaim bahwa orangutan yang mereka pertandingkan disini bukan didatangkan dari Indonesia atau Malaysia, namun hasil penangkaran mereka sendiri. Namun banyak tes DNA sudah membuktikan bahwa sebagian besar orangutan yang diperdagangkan secara ilegal, datang dari hutan tropis Indonesia.

Saat ini, di Indonesi orangutan yang tersisa di alam liar tinggal tersisa sekitar 7.000 ekor di Sumatera, dan sekitar 57.000 ekor di Kalimantan. Jumlah itu semakin menyusut seiring dengan maraknya penebangan hutan yang menjadi habitat mereka, dan perdagangan satwa liar ke berbagai penjuru dunia. Satwa ini masuk dalam kategori terancam oleh IUCN untuk orangutan Kalimantan, sementara saudara mereka di Sumatera bahkan masuk kategori sangat terancam.

oleh Aji Wihardandi
Sumber : www.mongabay.co.id
[youtube]http://youtu.be/59narIivByo[/youtube]