Jembatan Ambruk, Perekonomian Lima Desa di Sintang Lumpuh

Kondisi jembatan gantung yang ambruk. Foto: IST/ruai.tv

SINTANG, RUAI.TV – Jembatan Gantung Neran yang melintasi Sungai Inggar di Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, ambruk, Rabu (17/2/2021) pukul 14.15 WIB.

Ambruknya jembatan ini dikarenakan lapuk dimakan usia, karena dibangun sejak 10 tahun lalu. Tingginya mobilitas yang melewati jembatan ini juga sebagai satu di antara pemicu ambruknya jembatan. Selain digunakan masyarakat umum, jembatan ini juga digunakan masyarakat untuk membawa hasil pertanian.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dampaknya, masyarakat di lima desa tak bisa beraktivitas. Kelima desa yakni Desa Neran Baya, Sungai Buaya, Batu Netak, Sungai Sintang, dan Sungai Garong

“Bagi masyarakat di lima desa tersebut pusat perekonomian lumpuh total. Untuk jalur alternatif masyarakat harus memikul motornya menyeberangi Sungai Inggar. Itupun bisa dilakukan jika musim kemarau. Jika musim penghujan sudah dipastikan lumpuh total,” kata Junai, warga Kayan Hilir kepada ruai.tv, Kamis (18/2/2021).

Warga meminta Pemkab Sintang segera melakukan upaya perbaikan. Sambil menunggu perbaikan, warga meminta minimal ada alternatif lain, agar perekonomian masyarakat tidak lumpuh berkepanjangan.

“Kami masyarakat di lima desa berharap kepada Pemkab Sintang melalui dinas terkait supaya bisa cepat merespon serta memberi alternatif khusus untuk penyeberangan di Sungai Inggar tersebut, sehingga pusat perekonomian bisa pulih kembali,” harap Junai. (TS)