Susul-Menyusul, Pasutri di Tapang Semadak Meninggal Terpapar Korona

Proses pemakaman oleh petugas khusus dengan alat pelindung diri (APD) lengkap. Foto: IST/ruai.tv

SEKADAU, RUAI.TV – Satu pasangan suami istri (pasutri) di Dusun Tapang Semadak, Desa Tapang Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir, susul-menyusul meninggal dunia karena terpapar virus korona.

Satu pekan sebelumnya, sang istri telah mendahului meninggal dunia. Sang suami, yang berusia 64 tahun, akhirnya juga menghembuskan nafas terakhir, Sabtu (01/05/2021).

Baca juga: Alat Pemadam Kebakaran Desa Istana Rusak

Dia meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekadau.

Danramil 15 Sekadau Hilir, Kapten (Arh) L. Simare Mare, mengatakan, warga tersebut telah dimakamkan di Pemakaman Muslim Dusun Tapang Semadak oleh petugas khusus dengan seragam dan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Baca juga: Bupati Karolin Candai Ayahnya Saat Resmikan Jembatan Gantung

“Pasien meninggal bernama Muhadi. Seminggu lalu, istrinya, Supriyatun, telah meninggal dunia karena terpapar COVID-19,” kata L. Simare Mare.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sekadau, melalui website https://piko.sekadaukab.go.id/ merilis data, per 30 April 2021, jumlah konfirmasi positif sebanyak 95 kasus, konfirmasi negatif 2.185 kasus, dan suspek 95 orang.

Baca juga: 10 Hari Tutup, Pukesmas Simpang Dua di Kabupaten Ketapang

Kemudian, ada 6 suspek yang menjalani tindak perawatan. Sementara yang sedang meunggu hasil pemeriksaan sebanyak 976 orang.

Dari keseluruhan itu, konfirmasi sembuh sebanyak 279 kasus, dan konfirmasi meninggal dunia sebanyak 12 kasus.

Baca juga: Kejari Sanggau Geledah Satu Rumah dan BRI Tayan Hilir

Sedangkan untuk peta sebaran kasus, di Kecamatan Sekadau Hilir ditemukan 38 kasus, Sekadau Hulu 13 kasus, Nanga Taman 24 kasus, dan Belitang Hulu 20 kasus.

Kecamatan dengan nol kasus yakni Nanga Mahap, Belitang Hilir dan Belitang. (TS)