Pekerja PETI Terdeteksi Angkut Alat Lewat Sungai Sekadau

Kondisi air Sungai Sekadau yang keruh. Foto: DOK/ruai.tv

SEKADAU, RUAI.TV – Pekerja penambangan emas tanpa izin (PETI) yang semula berlokasi di wilayah Desa Lembah Beringin, Tembaga, dan Teluk Kebau, terdeteksi pindah lokasi ke wilayah yang diduga area Tapang Bira, Kabupaten Sekadau.

Satu di antara warga Desa Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Rano, kepada ruai.tv, Rabu (12/05/2021), mengatakan, para pekerja PETI di perhuluan itu kini pindah lokasi ke hilir sungai, diduga di wilayah Tapang Bira, Desa Landau Kumpai.

Baca juga: Naik Helikopter ke Nanga Mahap, Kapolda Tekankan Hal Ini

Rano merupakan warga yang tinggal di pesisir Sungai Sekadau, yang merasakan langsung dampak pencemaran akibat limbah. Dia juga mengirimkan beberapa foto kondisi air Sungai Sekadau yang terlihat keruh.

Kepindahan para pekerja PETI itu diketahui saat dia melihat pemilik alat penambangan emas menarik ponton melewati Sungai Sekadau menuju ke arah hilir. Alat-alat itu ditarik menggunakan motor air melewati aliran sungai yang berada di belakang rumahnya.