Posting di Medsos, Penyandang Disabilitas Dapat Orderan Aksesoris

disabilitas pontianak
Pelatihan pembuatan aksesoris untuk penyandang disabilitas di Pontianak. Foto: Prokopim/ruai.tv
Advertisement

PONTIANAK, RUAI.TV – Penyandang disabilitas di Kota Pontianak, menerima pelatihan pembuatan karya kerajinan dan aksesoris. Dekranasda dan TP PKK Kota Pontianak memberikan keterampilan cara membuat pokok telok dan hampers.

Pelatihan pembuatan pokok telok dan hampers terselenggara untuk 30 penyandang disabilitas. Pelaksanannya pada 2 hingga 4 September 2022 di Gedung UMKM Center.

Linda Fardini (36), satu di antara peserta pelatihan, menyebut, kesempatan ini membuka peluang menambah keterampilannya. Saat pelatihan berlangsung, dia menerima pesanan sebanyak 30 batang pokok telok dari konsumen luar kota di bulan Oktober.

Advertisement

Baca juga: Pontianak Perlu Perkuat Branding Wisata

“Waktu pelatihan, hasil pelatihannya saya posting di status medsos, menerima pesanan pembuatan pokok telur untuk pengiriman dalam kota dan luar kota. Alhamdulillah langsung ada yang memesan dari Sambas, Mempawah dan Sekadau,” kata Linda.

Sehari-hari, Linda bekerja sebagai tenaga make-up artis (MUA). Aktivitas ini mempermudah dia memasarkan kerajinan yang dia buat.

“Rencananya, saya akan membuat paket pengantin berupa tata rias, pokok telok dan hampers sebagai kelengkapannya,” tutur Linda.

Baca juga: Area Duplikasi Jembatan Kapuas I Mulai Dibersihkan

Ketua TP PKK Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, menyebut, jumlah penyandang disabilitas di Pontianak tercatat 1.161 orang. Dari jumlah itu, 808 orang di antaranya berada dalam usia produktif.

“Saya berkeinginan penyandang disabilitas di Pontianak punya kesempatan yang sama untuk berkreativitas dan berinovasi. Meskipun terkendala kondisi fisik,” kata Yanieta.

Yanieta mengatakan, penyandang disabilitas yang belum berkesempatan mengikuti pelatihan ini, bisa bergabung di kegiatan mendatang. Sebab, pelatihan ini akan berkelanjutan. Terbatasanya tempat membuat mereka harus menggelarnya secara bertahap.

Baca juga: Kampung Sayur di Pontianak, Warga Tanami Pekarangan Rumah

Pokok telok dan hampers menjadi pilihan, karena pembuatannya mudah. Waktu yang mereka perlukan juga terbilang cukup singkat.

“Kedua produk ini, banyak masyarakat yang membutuhkannya untuk berbagai acara. Misalnya ulang tahun, acara pernikahan, paket hari raya,” kata Yanieta. (*/RED)

Advertisement