Kasus Meningkat, Kadiskes Kalbar: Karena Anggap COVID-19 Tidak Ada

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Harisson. Foto: Dok/ruai.tv

Baca juga: Penumpang Kapal Tujuan Semarang Palsukan Surat Antigen Puskesmas Mulia Baru

“Akhirnya begini, kasus meningkat, yang harus dirawat di rumah sakit banyak, rumah sakit sudah hampir penuh, walaupun sudah kita tambah kapasitas tempat tidurnya, masih saja terus berdatangan pasien yang harus dirawat, rumah sakit sudah hampir kewalahan, angka kematian pun menjadi meningkat,” ujar Harisson dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (06/086/2021).

Harisson juga meminta kepada Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten/ Kota, untuk tegas melarang aktivitas masyarakat, yang kira-kita tidak bisa menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Kalbar Pulangkan 47 Pekerja Migran dan 3 Anak ke Jakarta Lewat Kapal

“Satgas harus berani, jangan takut tidak populer di masyarakat, ini semua demi kesehatan dan keselamatan masyarakat,” tambah Harisson.

Masyarakat untuk sementara juga diminta menghentikan atau tidak membuat kegiatan yang melibatkan orang ramai.

Harisson juga menyesalkan, setiap pemerintah mengeluarkan informasi atau pernyataan mengenai COVID-19, selalu di-bully atau disalahkan. (RAY)