WFH, Bekerja dari Rumah, Bagian Strategi Hadapi Pandemi

WFH, Bekerja Dari Rumah, Bagian Strategi Hadapi Pandemi
Ilustrasi WFH: unsplash.com

PONTIANAK, RUAI.TV – Jauh sebelum pandemi COVID-19, banyak kalangan sudah mengenal praktik WFH atau work from home, atau bekerja dari rumah. Tentu tidak semua pekerjaan cocok dengan model ini.

Ada jenis pekerjaan yang sangat memungkinkan berlangsung di rumah atau menerapkan WFH. Sebaliknya, banyak pekerjaan lain yang memaksa seseorang harus keluar rumah.

Tetapi, kondisi pandemi membuat tidak banyak pilihan. Otoritas kesehatan merekomendasikan WFH ketika angka konfirmasi positif COVID-19 sedang melonjak naik.

WFH Saat Pandemi, Ruang Kerja Pindah ke Rumah

Seperti apa sebenarnya model bekerja dari rumah di saat pandemi?

Umumnya yang terjadi, hanya “memindahkan” area kerja. Dari yang semula di kantor dan harus menjangkaunya dengan keluar dari rumah, menjadi di suatu area di kediaman masing-masing.

Ini berbeda sama sekali dengan pekerjaan seseorang yang dari awal memang terbiasa melakukannya dari rumah. Seperti pekerja freelancer yang berhadapan dengan perangkat seperti komputer, atau pengrajin aksesoris yang memiliki studio kerja di rumah, dan sebagainya.

Bekerja dari rumah termasuk poin yang menyusun rekomendasi reaksi terhadap posisi Kalimantan Barat yang berada di level tiga keterkendalian pandemi. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, Senin (21/06/2021) menyebut bekerja dari rumah sebagai bagian dari rekomendasi itu.

Baca juga: Level 3 Keterkendalian Pandemi di Kalbar, Ini Penjelasan Harisson