128 Penghuni Betang Laman Oras Terdampak Kebakaran

Rumah betang terbakar
Penghuni betang membangun tenda darurat di dekat puing-puing kebakaran. Foto: DOK/ruai.tv

MELAWI, RUAI.TV – Rumah betang terbakar di Kabupaten Melawi, mengabatkan 128 warga kehilangan tempat tinggal. Mereka merupakan para penghuni Rumah Betang Laman Oras, yang berada di Dusun Laman Oras, Desa Batu Badak, Kecamatan Menukung.

Musibah kebakaran ini terjadi pada 3 April 2022 pukul 16.00 WIB. Kobaran api membuat rumah betang berbahan kayu itu luluh lantak. Sebanyak 128 jiwa tersebut berasal dari 41 kepala keluarga yang mendiami rmah itu.

Pemerintah Kabupaten Melawi, Selasa (05/04/2022), menyalurkan bantuan untuk korban terdampak kebakaran ini. Bupati Dadi Sunarya Usfa Yursa, bersama Asisten bidang Pemerintahan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Menukung, dan Kepala Desa Batu Badak meninjau kondisi setelah kebakaran.

Baca juga: 17 Bilik Rumah Betang di Melawi Terbakar

Camat Menukung, Bujang, mengatakan, setelah musibah itu terjadi, mereka membentuk posko untuk mendampingi warga terdampak, termasuk menyalurkan bantuan melalui lumbung sosial.

“Kehadiran Bupati dan jajaran, kami harapkan dapat memberikan motivasi dan semangat baru kepada masyarakat terdampak musibah kebakaran ini,” kata Bujang.

Rumah Betang Terbakar

Bupati Dadi mengungkapkan keprihatinannya atas musibah tersebut. Dia menyebut, kehadirannya bersama jajaran pemerintahan, untuk memberikan dukungan dan semangat bagi para korban.

Baca juga: Rp 1,5 Miliar, Dugaan Korupsi Oknum Kades di Melawi

“Musibah ini merupakan ujian dari Tuhan kepada kita. Maka dari itu mari kita mengambil hikmah dari cobaan ini. Dan semoga bapak-ibu sekalian senantiasa diberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” kata Dadi.

Bantuan yang mereka bagikan berupa paket sembako. Seluruhnya berjumlah satu ton beras, dua dus ikan sarden, 50 kilogram gula, satu dus kopi, 27 liter minyak goreng. Selain itu, 27 dus mie instan, 50 dus air mineral.

Rumah betang terbakar
Bupati Melawi menyerahkan bantuan. Foto: DOK/ruai.tv

Di luar paket sembako, bantuan berupa terpal, matras, pakaian layak pakai, 27 lembar selimut, serta 28 paket sandang dewasa. Bantuan ini berasal dari Lumbung Sosial.

Baca juga: Suami Mabuk Pukul Kepala Istri di Melawi

Tak ketinggalan, Tim Penggerak PKK Melawi menyumbangkan beras 50 karung, gula pasir 150 kilogram, dan dan mie instan 33 dus.

Bupati memerintahkan instansi terkait, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan, segera menyiapkan langkah-langkah pemulihan pasca bencana.

“Saya minta ada pendampingan. Termasuk penyediaan obat dan pengobatan gratis melalui Puskesmas Menukung,” pinta Dadi.

Baca juga: 8 Desa di Meliau Kini Sudah Punya Listrik

Di antara korban terdampak, dua di antaranya sedang menjalani perawatan di puskesmas dan RSUD Melawi. Bupati Dadi minta, untuk dua pasien ini, segala biaya pengobatannya dapat digratiskan.

Rumah betang ini telah dibangun sejak 1951 sehingga menjadi cagar budaya. Bupati Dadi berjanji, akan mencari solusi untuk penanganan lebih lanjut.

“Saya mengajak seluruh masyarakat, untuk tidak terlalu lama larut dalam kesedihan. Mari bangkit bersama, bergandengan tangan, bergotong royong untuk menatap masa depan yang lebih baik,” kata Dadi. (TIO/RED)