Tiga Kecamatan di Landak Tertinggi Kasus Rabies

Ilustrasi: unsplash.com

NGABANG, RUAI.TV – Angka kasus gigitan hewan penular rabies di Kabupaten Pandak rentang Januari-Desember tahun lalu mencapai 611 kasus.

Kepala Seksi Pengendali dan Pencegahan Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Sri Supartinah, Kamis (25/02/2021) mengatakan, tiga kecamatan menjadi wilayah dengan kasus gigitan tertinggi.

Baca juga: Kecamatan Ini Dominasi Kasus Demam Berdarah di Landak

“Tiga wilayah itu Kecamatan Mempawah Hulu, Sengah Temila, da Simpang Tiga,” kata Sri, menambahkan, meski kasus gigitan hewan penular rabies cukup tinggi pada 2020, angka kematian nihil.

Sementara pada 2018, kasus rabies tercatat 14 kasus, tersebar di lima kecamatan, yakni Jelimpo dengan enam kasus, Meranti satu kasus, Ngabang tiga kasus, Sengah Temila satu kasus, dan Kuala Behe satu kasus.
Angka kematian sempat tercatat satu kasus pada 2019, terjadi di Kecamatan Mandor.

Baca juga: Kadiskes Landak: Pemilik Usaha Mulai Abaikan Prokes

Sri mengatakan, menurunnya kasus gigitan hewan penular rabies pada 2020 sebagai bukti tingginya kesadaran masyarakat untuk segera memeriksakan diri jika terkena gigitan hewan.

Dari pemetaan oleh Dinas Kesehatan setempat, 13 kecamatan di Kabupaten Landak semuanya pernah memiliki kasus gigitan hewan penular rabies. (KAR)