Kecam Edy Mulyadi, Aksi di Landak Dimulai dengan Ritual Adat

Kecam Edy Mulyadi, Aksi di Landak Dimulai dengan Ritual Adat
Rital adat Dayak di depan Kantor DPRD Landak, Kalimantan Barat, Senin (24/01/2022) sebelum orasi dan pelaporan atas penghinaan oleh Edy Mulyadi terhadap warga Kalimantan. Foto: DOK/ruai.tv
Advertisement

LANDAK, RUAI.TV – Ucapan Edy Mulyadi yang menyebut Kalimantan sebagai tempat jin buang anak mendapat reaksi dari Komunitas Dayak. Selain itu, ucapan yang mengarah pada penyebutan hanya monyet yang tinggal di Kalimantan, juga menjadi bagian yang menyinggung.

Edy Mulyadi pernah menjadi caleg PKS pada 2019 untuk daerah pemilihan DKI Jakarta 3. Namun dia gagal duduk di kursi parlemen.

Baca juga: Ini Lho, Beda Kera dengan Monyet

Advertisement

Dalam suatu kesempatan di Jakarta belum lama ini, Edy menyatakan ketidaksetujuannya dengan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Sayangnya, pernyataan Edy menyebut pula ucapan yang tak pantas, di antaranya jin buang anak dan monyet.

Video pernyataannya pun viral dan menyulut debat. Dari Kalimantan Barat, muncul berbagai reaksi dari komunitas lokal.

Baca juga: Jambu Monyet Termasuk “Spesies Alien”, Ini Sebabnya

Satu di antaranya dari Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Landak dan sejumlah organisasi masyarakat (ormas). Mereka menggelar orasi di depan Kantor DPRD Landak Senin (24/1/2022).

Sebelum menggelar orasi di depan Kantor DPRD Landak, komunitas Dayak di Landak ini terlebih dahulu menggelar ritual adat. Mereka mohon ijin sekaligus memberi tahu roh leluhur Dayak, untuk mengadakan kegiatan hari itu.

Baca selanjutnya dengan klik pages 2 atau KLIK di SINI!

Advertisement