PETI Nanga Mahap, Pemodal Harus Ditangkap

penambangan emas tanpa izin (PETI)
Penangkapan pekerja PETI di wilayah Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau. Foto: IST/ruai.tv

SEKADAU, RUAI.TV – Tokoh masyarakat kecamatan Nanga Mahap, Abang Suhaimi, meminta aparat juga menangkap pemodal Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau.

Pemintaan ini sekaligus mengapresiasi tindakan Polres Sekadau yang telah melakukan penangkapan tiga pekerja PETI di kawan itu. Akibat aktivitas PETI, Sungai Sekadau yang menjadi sumber air baku masyarakat menjadi tercemar. Keluhan ini sudah berlangsung cukup lama.

Baca juga: Kasus PETI Sekadau Bergulir ke Polda

Dia menyatakan, agar tidak hanya pekerja yang ditangkap. Pemodal juga harus ditindak tegas, agar tidak ada lagi yang mensponsori pekerja.

“Penertiban jangan tebang pilih, karena yang ditangkap hanya yang ‘kempunan’ saja. Pemodal, bosnya masih berkeliaran. Coba tanya mereka yang ditangkap itu, siapa bos mereka,” kata Abang Suhaimi, Rabu (11/08/2021).

Dia juga berharap setiap kali aparat hendak melakukan razia, tidak perlu diawali dengan upacara. Sehingga aksi yang akan dilakukan tidak diketahui oleh pekerja. Sebab biasanya, saat razia berlangsung, banyak pekerja mengetahui adanya operasi yang diduga ada bocoran informasi.

Baca selanjutnya dengan klik pages 2