Sembako Sempat Langka di Semitau

sembako langka dan transportasi terganggu karena banjir di Semitau_ruai.tv
Sembako sempat langka di Semitau, karena sulitnya akses transportasi akibat banjir. Foto: DOK/ruai.tv

KAPUAS HULU, RUAI.TV – Jika di kota Sintang air mulai surut, justru debit air di Sungai Kapuas bagian hulu bagian Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu kembali naik dua centi meter Kamis malam (18/11/21).

Saat dihubungi via telepon seluler, Camat Semitau, Pane Pasogit mengatakan, memasuki akhir minggu ketiga banjir, air belum juga surut bahkan cenderung naik.

“Debit air naik lagi dua centimeter pak,” kata Pane Pasogit.

Kecamatan Semitau satu di antaranya wilayah yang terparah dilanda banjir, banjir sudah berlangsung tiga pekan.

Baca juga: Jalan Rusak Akibat Banjir Sintang, Ini Respon Kemen PUPR

Berdasarkan data yang dihimpun Pemerintah Kecamatan Semitau, banjir terdapat di tujuh desa. Banjir merendam 28 fasilitas umum,737 Rumah dan 1,760 kepala keluarga dengan jiwa terdampak 2,498 laki-laki, dan 2,472 perempuan. Sedangkan rata-rata ketinggian air setiap wilayah, 1,2 meter sampai 2 meter.

Sampai saat ini belum ada posko dan dapur umum yang digalakkan pemerintah setempat.

“Untuk posko maupun dapur umum, sampai saat ini belum ada. Unsur Muspika selama ini sebatas mobile untuk monitor dan menyerap aspirasi korban,” jelas Pane Pasogit.

Baca selanjutnya dengan klik pages 2