Arsip

Penanganan Ruas Jalan Simpang Silat-Nanga Silat Capai 80 Persen, Fransiskus Diaan: Memang Jadi Perhatian Khusus Pemda

Mobil Bupati Kapuas Hulu dan rombongan saat melewati lokasi penanganan ruas jalan Simpang Silat - Nanga Silat, Senin (12/02/2024). (Tangkapan layar/ruai.tv)
Advertisement

KAPUAS HULU, RUAI.TV – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, hingga Februari 2024 masih menangani ruas jalan Simpang Silat (Miau Merah) – Nanga Silat, Kecamatan Silat Hilir.

Untuk memastikan progresnya, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan melakukan peninjauan, Senin (12/02/2024). Dia mengatakan, ruas jalan Simpang Silat – Nanga Silat memiliki Panjang 14,7 kilometer. Sementara yang sudah ditangani sekitar 80 persen, sehingga menyisakan sekitar 1,5 kilometer yang belum ditangani.

“Ruas jalan Simpang Silat (Miau Merah) – Nanga Silat memang menjadi perhatian khusus kami dari Pemerintah Daerah, karena selama ini, kami melihat ruas jalan ini belum terlalu nyaman untuk dilalui, selain itu masyarakat yang melewatinya cukup banyak, sehingga kami melihat bahwa keberadaan ruas jalan ini sangat-sangat penting, dalam rangka menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada di Silat Hilir” kata Fransiskus Diaan.

Advertisement

Untuk membangun jalan memerlukan anggaran yang cukup besar. Hal inilah yang membuat beberapa ruas jalan di Kapuas Hulu saat ini belum bisa ditangani oleh Pemda, karena keterbatasan anggaran.

“Namun kami berupaya semaksimal mungkin, untuk menangani seluruh ruas jalan di Kapuas Hulu,” tambahnya.

Fransiskus Diaan berharap, terbangunnya ruas jalan Simpang Silat-Nanga Silat semakin memudahkan masyarakat dalam berlalu lintas, baik angkutan barang, jasa dan orang, semakin lancar ke depannya.

“Sekali lagi saya mengajak kita bersama – sama, agar pembangunan ruas jalan ini tetap berkelanjutan,” tutupnya. (ROV)

Advertisement